Libur Panjang, Terminal Rajekwesi Tak Ada Lonjakan Penumpang

Rabu, 28 Oktober 2020, Dibaca : 165 x Editor : samian

Arifin Jauhari
Wakil Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Type A Rajekwesi Bojonegoro, Budi Sugiharto.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Cuti bersama jelang Hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 29 Oktober 2020 besok, sampai saat ini belum mempengaruhi jumlah kedatangan maupun pemberangkatan penumpang di Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Jawa Timur.

Bus-bus jurusan Bojonegoro-Surabaya, maupun jurusan Bojonegoro-Jakarta, masih terlihat seperti hari biasanya belum ada lonjakan jumlah penumpang yang signifikan. Meskipun cuti bersama ini tergolong panjang, yakni sampai besok 1 Nopember 2020.

Baca Lainnya :

    Wakil Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Type A Rajekwesi Bojonegoro, Budi Sugiharto, saat ditemui Suarabanyuurip.com Rabu (28/10/2020) dikantornya mengungkapkan, bahwa tidak ada kenaikan jumlah penumpang secara signifikan menjelang libur hari besar maulid ini.

    "Relatif masih stabil dua hari menjelang libur ini," kata Budi Sugiharto.

    Baca Lainnya :

      Sebagai data perbandingan tanggal 26 sampai 27, Budi, demikian sapaan akrabnya, menuturkan, data pergerakan jumlah penumpang pada keberangkatan turun 6,98% dibanding hari sebelumnya, yakni sejumlah 733, dibanding sebelumnya 788 penumpang. Sedang untuk jumlah kendaraan pada keberangkatan naik 1,42%, yakni sebanyak 143, pada hari sebelumnya 141 kendaraan.

      Sementara untuk data pergerakan kedatangan, jumlah kendaraan pada kedatangan naik 1,38%, yaitu sebanyak 147, dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 145 kendaraan. Sedangkan untuk kedatangan penumpang turun 6,03 %, yakni sejumlah 872, dibandingkan 928 penumpang pada hari sebelumnya.

      "Dampak pandemi covid-19 masih mempengaruhi, Mas. Jadi belum ada lonjakan penumpang yang berarti, baik kedatangan maupun dari keberangkatan," pungkas pria berusia 35 tahun ini.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more