Libur Sekolah di Bojonegoro Diperpanjang, Orang Tua Diminta Awasi Anaknya

Kamis, 19 Maret 2020, Dibaca : 3308 x Editor : nugroho

Ist/humas pemkab bjn
Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Dandi Suprayitno.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Masa libur sekolah bagi pelajar di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diperpanjang dua pekan dari sebelumnya sepekan. Perpanjangan ini untuk menyikapi perkembangan situasi terkini dan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro serta memperhatikan Instruksi Bupati Bojonegoro Nomor 2 Tahun 2020 tanggal 15 Maret 2020 tentang Kejadian Luar Biasa (KLB) Non Alam Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid 19). 

Perpanjangan libur sekolah berlaku bagi pelajar di semua tingkatan mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA baik negeri maupun swasta.

Baca Lainnya :

    "Iya benar. Belajar di rumah bagi peserta didik diperpanjang sampai tanggal 29 Maret," ujar Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Dandi Suprayitno, Kamis (19/3/2020) malam. 

    Dijelaskan, perpanjangan belajar di rumah ini dalam rangka memastikan agar penyebaran covid 19 tidak terjadi di Bojonegoro.

    Baca Lainnya :

      "Ini untuk meningkatkan kewaspadaan dan upaya pencegahan. Mengingat Jatim sudah ada yang terkena," pungkasnya. 

      Masa pepanjangan libur sekolah ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 338/666/412.201/2020, perihal Pencegah Virus Covid-19, tertanggal 19 Maret 2020 yang ditandatangani Sekretris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Nurul Azizah. 

      Surat edaran tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) dan Camat se-Kabupaten Bojonegoro.(suko)

      Berikut Instruksi dalam Surat Edaran : 

       1. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro agar : 

      a. Menginstruksikan Kepala Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Dasar, Taman Kanak-kanak, Pendidikan Anak Usla Dini baik Negeri maupun Swasta di Kabupaten Bojonegoro untuk menyampaikan agar peserta didik belajar di rumah masing-masing dan melarang bermain di tempat umum diperpanjang sampai dengan tanggal 29 Maret 2020, dengan cara guru untuk memberikan tugas kepada peserta didik baik melalui off line maupun online;

      b. Mengoordinasikan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro untuk menyampaikan kepada Kepala Sekolah SMAISMK baik Negeri maupun Swasta agar peserta didik belajar di rumah masing-masing diperpanjang sampai dengan tanggal 29 Maret 2020, dengan cara guru untuk memberikan tugas kepada peserta didik baik melalui offline maupun online sesuai kebijakan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

      2. Kepaia Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro agar :

      a. Menginstruksikan Kepala Sekolah Madrasah Aliyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Ibtidaiyah dan Roudhotul Atfal untuk menyampaikan agar peserta didik belajar di rumah masing-maging diperpanjang sampai dengan tanggal 29 Maret 2020;

      b. Menginstruksikan kepada pimpinan pondok pesantren Menginstruksikan kepada pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten  Bojonegoro untuk menyampaikan agar peserta santri yang tinggal di asrama tidak meninggalkan pondok, kecuali yang tidak tinggal di asrama untuk belajar di rumah masing-masing diperpanjang sampai  dengan tanggal 29 Maret 2020 dan memberikan batasan serta  pengawasan secara selektif terhadap orang yang keluar masuk ke Pondok Pesantren. 

      3 . Camat membantu melakukan pemantauan atas pelaksanaan Instruksi Bupati Bojonegoro Nomor 2 Tahun 2020 di wilayah masing-masing . 

      4 . Kepada seluruh orang tua/wal i murid agar memantau keberadaan anak supaya tetap berada di dalam rumah, karena anak sekolah bukan libur tapi belajar di rumah 



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more