Lima Bangunan Rumah Ludes Terbakar

Senin, 08 Oktober 2018, Dibaca : 1380 x Editor : samian

Ahmad Sampurno
PADAMKAN API : Petugas berusaha dan warga berupaya menjinakkan api yang membakar rumah warga.


SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora - Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk di  Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin (8/10/2018). Sebanyak lima unit bangunan rumah ludes terbakar. Asap terlihat membumbung tinggi sekitar pukul 11.25 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian belum bisa ditaksir.

Api semula berasal dari lokasi pengepul barang plastik bekas sekaligus tempat penggilangan plastik untuk dihaluskan. Tidak butuh waktu lama api merembet ke bangunan rumah lainnnya yang merupakan usaha pengolahan tahu.

Baca Lainnya :

    Gudang sekaligus pengolahan bahan plastik tersebut adalah Milik Muadim (46). Sementara, usaha pengolahan tahun adalah milik Samsuri (44) yang notabene adalah adik Muadim.

    Dari pantauan di lapangan, api dengan cepat membesar. Sebab, disamping bangunan rumah yang berbahan kayu dan terdapat bahan mudah terbakar, angin yang berhembus sangat kencang. Sehingga api cepat menghanguskan bangunan seisinya.

    Baca Lainnya :

      Suwarno, karyawan Samsuri yang bertugas mengolah tahu, menjelaskan, bahwa api berasal dari rumah Muadim. Pada saat itu dirinya sempat mendengar ledakan kecil dari dalam ruangan pengolahan barang bekas namun tidak dihiraukannya dan masih melanjutkan megolah tahu.

      "Saya mendengar ada suara ledakan tapi tidak saya hiraukan. Beberpa saat kemudian api sudah membesar disertai dengan ledakan," kata dia.

      Adanya peristiwa itu, warga berusaha membantu untuk mengevakuasi barang milik Samsuri serta melokalisir api. Namun karena api cepat membesar warga tidak berani melanjutkan dan memilih menunggu pemadam kebakaran datang.

      Setengah jam kemudian, empat unit pemadam kebakaran sampai lokasi  dan segera melokalisir api supaya tidak merembet ke rumah warga lain. Sebab, saat itu angin bertiup cukup kencang. Kurang lebih dua jam, petugas berusaha memadamkan api yang masih menganga ditumpukan plastik.

      Kepala Desa Kapuan, Hariyono, menyebutkan, lima rumah yang terbakar itu milik dua bersaudara. "Muadim yang usaha giling plastik dan Samsuri pemilik usaha tahu,” kata Hariyono.

      Informasi dihimpun dari keterangan sementara, api diduga berasal dari ledakan korek bensol lalu menyambar solar yang ada pada mesin giling plastik.

      "Kerugian belum bisa didata. Karena barang rongsokan. Pemiliknya juga belum menjumlah,” jelas Kapolsek Cepu, AKP Slamet Riyanto.(Ams)


       

       


Show more