Lubang Maut Sepanjang Poros Kecamatan Purwosari-Tambakrejo

Kamis, 30 Januari 2020, Dibaca : 1992 x Editor : samian

Samian Sasongko
RUSAK PARAH : Warga Desa Kuniran Mutofiatun menunjukan lubang jalan depan tokonya yang sering makan korban.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Bagi pengguna jalan yang melintas poros Kecamatan Purwosari-Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, perlu ekstra hati hati. Kondisi jalan mengalami rusak dan penuh lubang maut sepanjang badan jalan. Banyak pengguna yang menjadi korban utamanya pengendara sepeda motor.

Pantauan Suarabanyuurip.com, jalan berlubang tersebar merata. Hampir di semua ruas jalan selalu ada. Mulai turut Desa Kuniran dan Desa Gapluk, Kecamatan Purwosari sampai Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo. Hanya kedelamannya saja yang berbeda.

Baca Lainnya :

    Kala siang, kerusakan jalan tampak jelas. Sehingga pengendara bisa menghindar. Tapi saat malam, jalan berlubang nyaris tak terlihat. Selain karena minim penerangan, juga karena lubang terisi air seolah jalan rata.

    "Sering pengguna jadi korban, kususnya pengendara roda dua. Terjatuh karena nabrak lubang ban pecah, ditambah licin sehabis hujan. Cuman lukanya tidak sampai serius, dan kelengkapan sepeda motornya pecah," kata warga Desa Kuniran, Mutofiatun, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (30/01/2020).

    Baca Lainnya :

      Bu Evi begitu Mutofiatun karib disapa, mengetahui karena rumahnya dekat persis di pinggir jalan poros Kecamatan Purwosari-Tambakrejo yang berlubang.

      "Depan toko saya ini kedalaman lubangnya kurang lebih 25 centi meter, sering juga makan korban, Pak. Semoga segera dibangun," harap warga RT 18 desa setempat.

      Segendang seirama diungkapkan Tumiran. Dia menjelaskan, sebelumnya memang kondisi jalan mulus. Namun sudah sekira setahun ini telah mulai rusak, dan belum dilakukan perbaikan. Aspalnya mengelupas, berlubang dan bergelombang, ditambah minim penerangan.

      Pria berkulit sawo matang ini berharap, dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan jalan sepanjang lebih dari delapan kilo meter tersebut. Jika jalan bagus, selain arus lalu lintas lancar juga dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar. 

      "Pengendara harus tetap waspada saat melewat jalan ini, agar tidak menjadi korban," sarannya.

      Sementara Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Tata Ruang Bojonegoro, Nursujito, dikonfirmasi keluhan warga terkait kerusakan jalan poros Purwosari-Tambakrejo belum memberikan keterangan. Pesan WhatsApp yang dilayangkan Suarabanyuurip.com belum dijawab.(sam)


Show more