Makanan Ringan KSM Srikandi Bonorejo Kantongi Sertifikat Halal

Kamis, 12 Maret 2020, Dibaca : 731 x Editor : nugroho

d suko nugroho
SIMBOLIS : Ketua KSM Srikandi, Bonorejo Betty Meylantina Sari menerima sertfikat halal yang diserahkan Camat Gayam Agus Hariyana


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Produk makanan ringan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Srikandi Desa Bonoerjo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berhasil mengantongi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sertifikat halal ini diberikan setelah KSM Srikandi memenuhi sejumlah persyaratan yang disyaratkan untuk sejumlah makanan ringan produksinya.

Baca Lainnya :

    "Alhamdulillah, ini membuktikan produk-produk KSM Srikandi layak jual, aman dan sehat dikonsumsi masyarakat," ujar Ketua KSM Srikandi, Betty Meylantina Sari saat menerima Sertifikat Halal yang diserahkan Camat Gayam, Agus Hariyana Panca Putra pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2019 Koperasi Produsen Agribisnis (KPA) Makmur Sejahtera Bersama Desa Katur, Kamis (12/3/2020).

    Beberapa produk makanan ringan KSM Srikandi adalah keripik pisang, keripik tempe, stick buah naga, stick bayam, stick bawang, marning, kedelai goreng, dan salad buah. Selain itu juga ada tepung beras.

    Baca Lainnya :

      "Untuk salad buah ini, pemasarannya kita sudah kerjasama dengan Laskar Buah. Ada sepuluh tempat yakni Bojonegoro, Kalitidu, Purwosari dan Padangan," jelas Betty, sapaan akrabnya. 

      KSM Srikandi mulai mengembangkan usahanya sejak 2015 silam. Tujuannya untuk menciptakan peluang kerja dan menambah penghasilan ibu rumah tangga.

      "Sekarang kita juga bergabung dengan KPA Makmur Sejahtera Bersama untuk memperluas pemasaran," tegasnya.

      Betty berharap usahanya bisa berkembang tidak hanya di wilayah Bojonegoro, tapi bisa merambah pasar luar daerah. 

      "Karena itu kami harapkan dukungan dari EMCL, dan instansi pemerintah untuk mengembangkan usaha ini agar mampu menciptkan peluang kerja dan menambah pendapatan masyarakat secara maksimal," pungkasnya. 

      Camat Gayam Agus Hariyana Panca Putra mengungkapkan, banyak potensi dan pelaku usaha makanan ringan di wilayahnya yang membutuhkan pendampingan dan pelatihan untuk mengembangkan usahanya.

      "Saya optimis jika mereka diberi pelatihan dan pendampingan usahanya akan berkembang pesat. Sehingga dapat menciptakan peluang kerja dan menambah pendapatan sehingga bisa mengurangi kemiskinan," tegas mantan Plt Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro itu.(suko)








      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more