Maksimalkan Potensi, Purwosari Rintis Desa Wisata

Sabtu, 11 Juli 2020, Dibaca : 461 x Editor : nugroho


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Desa-desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai mengembangkan desa wisata dengan memanfaatkan potensi yang ada. Sistim pengelolaannya dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Salah satu desa yang sedang merintis desa wisata adalah Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari. Desa yang menjadi jalur proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), itu memiliki sejumlah potensi sebagai desa wisata yang layak dikunjungi. 

Baca Lainnya :

    Potensi tersebut adalah kebun kelengkeng dan alpukat, kebun bunga, kebun hidroponik, Batik Bojonegoro, dan kampung wisata.

    Di Desa Purwosari ada 100 pohon Kelengkeng dan Alpukat, serta kebun bunga yang dikembangkan oleh Kepala Sekolah SDN Purwosari 3, Harunik.

    Baca Lainnya :

      Kemudian kebun hidroponik di Dusun Korgan yang dikembangkan oleh Wahyu Wibowo. Kebun tersebut berisi sayur-sayuran dan bisa dikembangkan ke tanaman lainnya. 

      Kerajinan Batik Bojonegoro di Desa Purwosari juga mulai tumbuh dan berkembang. Kerajinan ini melibatkan ibu-ibu rumah tangga. 

      Ketiga potensi bisa diintegrasikan dengan kampung wisata. Di tempat ini ada sejumlah fasilitas yang disedikan seperti kolam renang anak-anak, dan aneka permainan. 

      Kepala Desa Purwosari, Umi Zumrothin menyampaikan potensi yang ada itu sekarang ini sedang dimaksimalkan dan dikembangkan agar menjadi desa wisata.

      Dia mencontohkan, seperti sayuran hidroponik yang saat ini digeluti oleh warganya, Wahyu Wibowo. Kedepannya, budidaya itu akan di kembangkan ke warga lainnya.

      "Dengan begitu kedepan pengunjung bisa petik buah dan sayur langsung, kemudian menikmati kampung wisata dan kuliner," tutur Umi.

      Selain itu, lanjut Umi, pihaknya sekarang ini juga sedang mengembangkan kampung wisata dengan menambah sejumlah fasilitas agar lebih membuat nyaman pengunjung.

      Kades perempuan yang dilantik pada 6 April 2020 itu optimis jika Desa Purwosari menjadi desa wisata akan mampu membuka peluang usaha dan kerja bagi warganya. Sehingga dapat meningkatkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakatnya.

      "Harapan kita ada dukungan dari Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kabupaten, maupun operator migas untuk mengembangkan potensi yang ada menjadi desa wisata," ujar Umi.

      Umi mengungkapkan, Desa Purwosari juga memiliki potensi olahraga yang mulai berkembang yakni sepakbola dan pencak silat. Untuk sepakbola telah meraih banyak prestasi. Di Purwosari ada Klub PSP Purwosari, sekolah sepakbola (SSB) Satria Mandiri Purwosari, termasuk mewakili Kecamatan Purwosari di Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB), bahkan pernah meraih Medali Emas.

      Umi menambahkan, di sisi sumber daya Manusia  (SDM), Desa Purwosari memiliki salah satu pelatih yang mempunyai lisensi kepelatihan Sepakbola C AFC (Asia) yakni Yanuar Andika.

      "Dia merupakan satu-satunya putra daerah Bojonegoro yang mempunyai lisensi C AFC. Dalam 3 tahun terakhir mengarsiteki Bojonegoro FC di Liga 3 Regional Jawa Timur," pungkas Umi.

      Sekretaris Kecamatan Purwosari, Enggar Dyahrini Mukti melihat Desa Purwosari mempunyai potensi untuk berkembang menjadi desa wista. Potensi yang dimiliki sekarang ini menjadi modal untuk mewujudkan impian tersebut.

      "Itu bisa dikemas menjadi paket wisata yang menarik dan layak dikunjungi," ujar Enggar, sapaan akrabnya, dikonfirmasi terpisah.

      Wanita yang sebelumnya berdinas di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro itu menjelaskan, Desa Purwosari bisa diproyeksikan menjadi desa wisata berbasis edukasi. Artinya, pengunjung dapat bejalar cara belajar bercocok tanam metode hidroponik dan cara membatik.

      "Selain itu pengunjung bisa petik buah dan belajar cara bercocok tanaman dengan metode hidroponik," tegas Enggar.

      Sekarang ini, lanjut Enggar, pihaknya sedang mendorong untuk dikembangkan kuliner khas Desa Purwosari agar tumbuh kesempatan berusaha dan peningkatan ekonomi masyarakat.

      "Sehingga wisata ini memiliki paket lengkap," tambahnya.(suko) 

       






      .





       



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more