Management Pertamina EP Asset 4 Pastikan Operasi Migas di Lapangan Cepu Aman

Jum'at, 20 November 2020, Dibaca : 180 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
KUNJUNGAN LAPANGAN : Managemen Pertamina EP Asset 4 Field Cepu saat kunjungi Lapangan Migas Nglobo untuk pastikan operasi aman.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora  - Pertamina EP Asset 4 menggelar Management Walkthrough ke Field Cepu, Rabu hingga Kamis (18-19/11/2020). Hari pertama, jajaran manajemen Asset 4 dan Field Cepu mengunjungi sumur dan fasilitas produksi yang ada di struktur Nglobo dan Ledok.
Asset 4 General Manager Deddy Syam dan Cepu Field Manager Afwan Daroni memimpin langsung kunjungan tersebut.

"Kami ingin memastikan kondisi dan situasi di fasilitas produksi di Ledok dan Nglobo dalam kondisi baik," ucap Afwan.

Baca Lainnya :

    Selain itu, Deddy dan rombongan mengunjungi sumur tua yang dikelola oleh masyarakat dan Wana Wisata Kedungpupur. Wana Wisata Kedungpupur sendiri merupakan salah satu Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang direalisasikan Pertamina EP sejak 2017 dan telah diserahterimakan ke Pemerintah Kabupaten Blora per Maret 2019.

    Agenda berlanjut di hari kedua dengan mengunjungi fasilitas produksi SPU Kawengan dan Rumah Singgah Teksas Wonocolo. Dalam kesempatan tersebut, manajemen Asset 4 bertemu dengan perwakilan Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) dan Teksas Tour Management (TTM). Baik pihak BBS maupun TTM menceritakan bagaimana sejarah dan budaya masyarakat Wonocolo yang mengelola sumur-sumur tua.

    Baca Lainnya :

      BBS dan TTM juga menjelaskan bagaimana upaya yang telah dilakukan untuk memberikan pemahaman terhadap para penambang tradisional di Wonocolo terkait pentingnya aspek HSSE.

      "Kita perlu pendekatan yang baik terhadap para penambang. Aspek keselamatan sangat penting, namun kita tidak bisa mengabaikan kebutuhan ekonomi masyarakat di Wonocolo," ujar Deddy.

      "Pemahaman itu butuh waktu. Kita lakukan hari ini, tentu besok tidak langsung bisa berjalan. Yang paling penting kita tidak patah semangat untuk terus berupaya," katanya lagi.

      Deddy mencontohkan bagaimana agar jumlah penambang yang bersedia menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) terus bertambah. 

      "Misal BBS membagikan APD untuk para penambang, coba bahannya yang lebih nyaman namun tetap anti-bakar," tuturnya.

      Eks General Manager Pertamina Algeria EP tersebut juga menyempatkan diri melihat kegiatan penambang di sumur D-80 yang menjadi sumur percontohan. Acara MWT dilanjutkan dengan kunjungan manajemen Asset 4 ke Field Sukowati. 

      MWT sendiri merupakan agenda rutin yang digelar manajemen Pertamina EP guna memastikan kondisi dan keandalan sumur maupun fasilitas produksi yang berada di wilayah kerja mereka dalam kondisi baik.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more