Menanam Pohon Pertahankan Regulasi Alam

Kunjungan Kerja Presiden Jokowi di Tuban

Senin, 28 November 2016, Dibaca : 782 x Editor : samian

Ali Imron
ANTUSIAS : Sekira 5.500 petani Tasikharjo semarak mengikuti penaman pohon bersama Presiden Jokowi.


SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Menanam dan merawat pohon akan memperoleh Oksigen (O2), menyelamatkan air, dan mempertahankan sistem regulasi alam. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, kepada Suarabanyuurip.com disela-swla acara kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanam ribuhan pohon di Tuban, Jawa Timur, Senin (28/11/2016).

Dijelaskan, dimana regulasi tersebut berpengaruh nyata terhadap musim kemarau dan hujan, pola tanam petani, neraca air, dan melestarikan sumberdaya yang ada.

Baca Lainnya :

    Pihaknya juga memproyeksikan mekanisme penanaman yang melibatkan koperasi, dapat meningkatkan ekonomi rakyat. Tentunya melalui sistem produksi yang baik, dan usaha bisnis koperasi rakyat dengan manajemen koperasi.

    “Itu kenapa penanaman pohon Nasional tahun ini berbeda, sebab lebih mengutamakan perekonomian rakyat,” tambahnya.

    Baca Lainnya :

      Sementara, Presiden Joko Widodo juga mengapresiasi sistem penanaman yang diterapkan oleh Koprabuh. Dimana setiap batang pohon yang dipanen, masyarakat tani harus menanam tiga kali lipatnya. Satu pohon di bekas tebangan, dan dua pohon di lokasi lain.

      Hal ini perlu dikembangkan untuk membantu percepatan penanaman. Sekaligus meningkatkan devisa negara melalui produksi kayu yang dihasilkan.

      “Apabila perusahaan tidak mampu menerapkan sistem penanaman yang pro rakyat, serahkan saja kepada koperasi atau perorangan,” pintanya.

      Salah seorang petani dari Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Abdul, sangat senang dengan kedatangan Jokowi. Pertemuan perdana tersebut juga disambut hangat oleh masyarakat setempat.

      “Baru pertama kali ini lihat pak Jokowi, dan senang dapat ikut menanam bersama,” terangnya.

      Setelah penanaman di lahan Tanah Kas Desa (TKD) seluas 23 hektar, Jokowi bersama rombongan langsung bertolak menuju Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu untuk memantau implementasi Dana Desa (DD), dan bantuan alat pengairan.

      Sebelum meningggalkan lokasi, Jokowi sempat bersalaman dan berfoto selfi dengan petani. Sekaligus membagikan buku tulis yang bertuliskan “Ayo Belajar”. (Aim)

       


Show more