Mencicipi Sate Jamur, Kuliner Unik di Wisata Kampoeng Drenges

Minggu, 26 September 2021, Dibaca : 625 x Editor : nugroho

Arifin Jauhari
DESTINASI : Pengunjung saat menikmati sate jamur di WKD di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Kuliner sate umumnya adalah makanan terbuat dari bahan daging yang ditusuk dan dimasak dengan cara dibakar di atas bara. Kenikmatan rasa sate baik dari daging kambing, ayam atau jenis daging lainnya sudah sedemikian populer di masyarakat.

Namun, ada destinasi kuliner jenis sate yang tak kalah nikmat dari sate berbahan daging. Yaitu sate jamur, menu andalan Wahana Kampoeng Drenges. Sebagai opsi atau pilihan menu sehat, penambah imun di masa pandemi.

Baca Lainnya :

    Pemilik Pusat Jajanan Wahana Kampoeng Drenges (WKD), Prasetyo Handriyanto menuturkan, bahwa salah satu hal yang dirindukan masyarakat di masa pandemi adalah sate jamur adalah berburu makanan khas atau kulineran bersama keluarga atau kolega. Sate jamur, adalah kuliner unik yang dijadikan ikon di WKD.

    "Selain sehat karena meningkatkan imun, sate jamur juga sangat nikmat. Cocok dijadikan pilihan di masa pandemi," katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (25/09/2021).

    Baca Lainnya :

      Pria yang akrab dipanggil Han ini menambahkan, kuliner andalannya sempat terhenti pada saat penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Ia kemudian menyiasatinya dengan cara memasarkan melalui media sosial Facebook.

      Penikmat sate jamur, menurut Han, sebelum ada pandemi sebetulnya sangat tinggi. Terbukti omzet yang berhasil dihimpun mencapai sekira Rp 5 Juta per hari. Gegara terdampak pandemi, omzetnya langsung terpukul drastis hanya sekira Rp. 500 ribuan per hari. Kini ia berusaha bangkit kembali seiring adanya kelonggaran PPKM.

      "Gak bikin kantong kempes kok, cuma Rp. 10.000 per porsi. Kelezatan sate jamur sudah bisa dinikmati," ujarnya.

      Han menjamin, bahan utama sate jamur andalan WKD ini masih fresh alias segar dari tempatnya. Pasalnya, bagian hulu produksi jamur jenis tiram dibudidaya di tempat yang sama dengan sate jamur sebagai hilirnya.

      "Bahannya dijamin segar, langsung dari tangan pertama. Karena "Oemah Jamur" sebagai supplier bahan utama sate jamur adalah milik kami sendiri di WKD," tandasnya.

      Terpisah salah satu pengunjung yang datang berbarengan keluarganya, Silvi mengaku, sudah lima kali berkunjung. Menurutnya, tak cuma kulinernya yang sehat dan lezat, tempatnyapun nyaman, bersih serta jauh dari kebisingan dan lainnya.

      "Tempatnya nyaman, suasananya asli pedesaan yang dikelilingi hamparan sawah dan dekat dengan sungai. Sate jamurnya enak, saya suka kesini sama keluarga," akunya.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more