Menhub: Bandara Ngloram Jadi Bandara Pengumpan

Minggu, 03 Januari 2021, Dibaca : 332 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
MENDARAT : Pesawat yang membawa rombongan menteri saat mendarat di Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditargetkan beroperasi pada tahun 2021 ini. Bandara ini untuk melayani penerbangan regular dan penerbangan charter. 

"Oleh karena itu saya sengaja hadir di sini untuk mengecek progres pembangunan yang telah dilakukan,” jelas Menhub Budi Karya Sumadi saat mengunjungi Bandara Ngloram bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Minggu (3/1/2021).

Baca Lainnya :

    Bandara Ngloram sekarang ini memiliki landasan pacu atau runway sepanjang 1.500 meter dan akan diperpanjang lagi. Bandara ini sudah mampu didarati pesawat jenis ATR-72. Pada 30 Desember 2020 lalu, telah dilakukan proving flight oleh Pesawat NAM AIR ATR-72 untuk memastikan aspek keselamatan, dan pendaratan dapat dilakukan dengan selamat dan lancar.

    “Bandara Ngloram akan menjadi bandara Spoke atau pengumpan yang direncanakan akan melayani penerbangan untuk tujuan Semarang, Balikpapan, Jakarta (halim), Malang, dan Banyuwangi,” beber Menhub.

    Baca Lainnya :

      Pihaknya mengapresiasi komitmen dan dukungan dari Pemerintah Daerah, baik Pemprov Jateng dan Pemkab Blora, untuk membaskan lahan seluas 3,2 hektar pada tahun 2019 dan akan membebaskan lahan seluas 3,6 hektar pada tahun 2021. Selain itu Menhub mengapresiasi Kementerian PUPR yang mendukung pembangunan dan pengembangan akses jalan dari dan ke Bandara Ngloram.

      Menhub berpesan kepada jajaran Ditjen Perhubungan Udara agar dapat melaksanakan pembangunan dengan baik sesuai target waktu, dan memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan terpenuhi dengan baik, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan.

      “Semoga tahun 2021 ini kita senantiasa diberikan kesehatan, untuk bekerja dengan penuh semangat dalam upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” tuturnya.

      Data Ditjen Perhubungan Udara, pada tahun 2020 (tahap 1) telah dilakukan sejumlah pembangunan Bandara Ngloram baik di sisi darat maupun udara. Diantaranya menyelesaikan pembangunan landas pacu (runway) sepanjang 1.500 m x30 meter, taxiway, Apron, Terminal Penumpang seluas 2.850 meter persegi yang saat ini masih dalam proses pembangunan (progress 35%), pemasangan pagar, dan pemasangan Airfield Lighting System (AFL).

      Selanjutnya, pada tahun 2021 (tahap 2) akan dilanjutkan sejumlah pembangunan yaitu perpanjangan runway menjadi 1.600 m x 30 m, penyelesaian pembangunan terminal penumpang, pemasangan peralatan X-ray, pembangunan gedung kantor, gedung PKP-PK, pembuatan jalan akses masuk dan pelataran parkir terminal.

      Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan, Nomor Km 31 Tahun 2019 tentang Penetapan Lokasi Bandara Ngloram, pembangunan Bandara Ngloram baik di sisi udara dan sisi darat akan dikerjakan dalam 4 tahap pembangunan.

      Pada tahun 2018, Bandara Ngloram adalah bandara milik PT Pertamina yang diserahkan oleh Kementerian ESDM kepada pemerintah daerah dan selanjutnya Pemkab Blora menyerahkannya kepada Kemenhub untuk dibangun menjadi bandara komersil.

      Bandara Ngloram menjadi bandara komersial untuk menjadi alternatif konektivitas dan askesibilitas bagi masyarakat di Blora, Bojonegoro dan sekitarnya. Diharapkan bandara ini mampu meingkatkan perekonomian masyarakat di daerah yang dikenal menjadi pusat aktivitas industri perminyakan dan industri bisnis lainnya.

      Kedepannya, aksesibilitas dari dan menuju Bandara Ngloram tidak hanya dapat diakses melalui jalan tetapi juga terintegrasi dengan moda kereta api. Rencannya akan dibangun moda transporasi kereta api menuju bandara melalui Stasiun Kapuan, Cepu.(ams) 



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more