Menteri ESDM : Tak Perlu Ada Revisi PI

Sabtu, 11 Juli 2015, Dibaca : 1138 x Editor : nugroho

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro -  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, menyatakan, tidak perlu adanya revisi aturan peyertaan modal (Participating Interest/PI) di dalam Rencangan Undang-undang (RUU) Migas yang saat ini sedang dibahas DPR RI. Menurut dia, persoalan PI dinilai terlalu tinggi jika disangkutpautkan dengan undang-undang.

"Ini kan hanya terkait aturan pelaksanaan bagaimana PI dilakukan. Mungkin tidak sampai ke RUU Migas," ujar kepada suarabanyuurip.com saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (10/7/2015) kemarin.

Baca Lainnya :

    Dia mengatakan, untuk PI aturannya diberikan daerah industri maksimal 10 persen. "Aturannnya mengatakan, PI itu sebaiknya tidak melibatkan swasta," ujarnya.

    Tujuannya, kata Sudirman, supaya manfaat PI benar-benar jatuh kepada masyarakat yang memiliki kekayaan sumber daya alam seperti minyak dan gas (migas).

    Baca Lainnya :

      Disinggung kasus PI Blok Cepu di Bojonegoro, dimana pemerintah setempat menggandeng swasta yakni PT Surya Energi Raya (SER) yang diketahui tidak memiliki modal sama sekali alias bodong dan mengandalkan pemodal dari China, pria berkacamata minus ini berkilah jika aturan PI untuk tidak melibatkan swasta terbilang baru.

      "Kalau ada yang menggandeng sawsata, mungkin saja menggunakan aturan yang lama," ucap Sudirman.

      Dia mengaku tidak mengetahui sama sekali sistem kerjasama PI Blok Cepu di Bojonegoro. Dimana dalam pembagian keuntungannya, 75 persen untuk PT SER, dan sisanya 25 persen bagi PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS), BUMD Bojonegoro.

      "Saya tidak tahu sama sekali, tetapi pastinya sudah diserahkan melalui BUMDnya," sergah Sudirman.

      Sudirman menegaskan, kasus pembagian PI di Bojonegoro yang ternyata dikuasai asing merupakan kewenangan pemegang saham. Karena tugas pemerintah hanya mengalokasikan PI saja.

      "Nanti dalam perjalanan tentu ada diskusi bagaimana caranya memaksimalkan itu," tandasnya.

      Dalam kesempatan itu pihaknya mengingatkan tentang manfaat untuk daerah dari  industri migas tidak hanya PI. Tetapi juga dari bagi hasil migas, kegiatan ekonomi dan lain sebagainya.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more