Minta Pendirian Hotel Bintang di Bojonegoro Dibatasi

Kamis, 06 Oktober 2016, Dibaca : 2426 x Editor : samian

dok SBU
Ketua PHRI Bojonegoro, Moch Subeki.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro – Okupansi (tingkat hunian) perhotelan di Bojonegoro, Jawa Timur, lesu. Tingkat hunian kamar hotel mengalami penurunan hingga 90 persen. Penyebabnya, banyak pekerja migas yang hengkang dari Bojonegoro pascaselesainya proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.

“Penurunnya 90 persen. Ini terjadi di seluruh hotel di sini,” kata KetuaPersatuan Hotel dan Resto Indonesia (PHRI) Bojonegoro, Moch Subeki kepada suarabanyuurip.com saat menghadiri syukuran dan ngopi bareng dalam rangka peringatan HUT 71 TNI di Aula Cokroaminoto Makodim 0813, Rabu (5/10/2016) malam.

Baca Lainnya :

    Pemilik MCM Hotel & Restro itu mengungkapkan, selama ini meningkatnya jumlah penghuni hotel di Bojonegoro didominasi pekerja migas. Namun setelah proyek rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (engineering, procurement and construction/EPC) Lapangan Banyuurip selesai tingkat hunian kamar hotel menurun drastis mulai awal Oktober.

    “Dulu banyak perusahaan migas yang kerjasama dengan hotel dengan sistim kontrak,” ujar Subeki, mengungkapkan.

    Baca Lainnya :

      Merosotnya tingkat hunian ini membuat hotel di Bojonegoro yang sebelumnya tidak dibuka untuk umum sekarang mulai melayani masyarakat umum. Sebut saja Hotel Bonero yang ada di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu.

      “Mau bagaimana lagi, cara ini yang bisa membuat mereka bertahan. Karena sampai saat ini proyek Gas J-TB belum juga dimulai konstruksinya,” ucap Subeki.

      Untuk mengatasai permasalahan ini, PHRI Bojonegoro meminta kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat membatasi pendirian hotel bintang di wilayahnya. Tujuannya agar hotel-hotel kelas menengah kebawah bisa bertahan dan tidak gulung tikar.

      “Selain itu pamkab juga perlu membangkitkan dan mengoptimalkan sektor wisata di sini agar dapat menarik wisatawan,” saran Subeki.

      Sebagaimana diketahui, ada sejumlah hotel bintang yang akan dibangun di Bojonegoro diantaranya Hotel Golden Tulip yang rencananya akan dibangun di Jalan Veteran, Hotel Ever Bright  di Jalan Ahmad Yani atau sebelah Kantor BPBD dan Fave Hotel di Jalan Panglima Sudirman yang telah selesai dilakukan soft opening beberapa waktu lalu, dan Mer dan bahkan sudah bisa digunakan yang terletak di Jalan Panglima Sudirman, dan Hotel Mercure yang rencana dibangun di wilayah Kalitidu.(suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more