Musim Libur Berkah Tukang Tambal Ban

Selasa, 01 Januari 2013, Dibaca : 3864 x Editor : nugraha

getty images
ilustrasi


SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Tuban - Liburan pada tahun baru 2013 ini dimanfaatkan semua orang yang ingin melepaskan penat setelah bekerja selama sepekan. Banyak kendaraan berlalu lalang melakukan perjalanan menuju tempat wisata yang di Kabupaten Tuban.

Pengendara roda dua terlihat mendominasi jalan utama Tuban-Semarang sejak, Senin (31/12/2012) kemarin. Bahkan puncak hari libur sekarang ini banyak pengendara roda dua memenuhi bibir pantai Tuban untuk menikmati indahnya panorama laut.

Banyaknya pengendara motor ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi, Kartono (40), warga asal Merakurak, Tuban yang berprofesi sebagai tukang tambal ban di salah satu jalur Pantura Tuban. Hal ini dikarenakan banyaknya kendaraan yang menambalkan ban di tempatnya.

"Sejak libur Natal kemarin saya mendapatkan penghasilan tambahan,"ungkap ayah tiga anak ini.

Dia jelaskan, dalam satu hari dia mendapatkan pelanggan 3-5 pengendara motor yang menambalkan ban kendaraannya karena bocor. Rata-rata satu ban ongkos yang dipatok sebesar Rp10.000.

"Saya sengaja menaikkan harga, biasanya hanya lima atau enam ribu rupiah," tandasnya.

Pria yang kesehariannya menggantungkan hidup dari menambal ban para pengendara yang lewat ini, sebelumnya hanya mendapatkan uang Rp15.000 per hari. Meskipun pada hari Minggu tapi tidak seramai hari libur Natal dan Tahun Baru seperti sekarang ini.

"Kalau libur besar kebanyakan dari luar kota semua," pungkasnya.

Hasil satu hari selama musim libur, dirinya mengaku meraup untung hampir Rp40.000 hingga Rp50.000 sehari, karena banyak ban yang bocor akibat tertancap paku atau benda tajam lainnya. Motor-motor itu kebanyakan dari perjalanan panjang karena berasal dari luar Tuban.

Salah satu pengendara yang menambalkan ban motornya di tempat Kartono mengaku, ban motornya terlihat gembos saat ke luar dari area pantai.

"Mungkin disana banyak benda tajam, jadinya ban saya bocor. Dari tadi muter-muter akhirnya ketemu juga," ungkap pria asli Jatirogo ini sambil terengah-engah setelah menuntun motornya kurang lebih 1 KM. (rien)

Baca Lainnya :
Show more