Nelayan Pertanyakan Pembangunan Tambat Labuh

Rabu, 12 September 2012, Dibaca : 2188 x Editor : nugroho

edy
Lokasi Tambat Labuh : Warga Desa Glodog, Desa Palang, menunjukkan lokasi rencana pembangunan tambat labuh


SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Pembangunan tambat labuh di Desa Glodog, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jatim, sebagai kompensasi dilewatinya jalur pipa minyak Banyuurip, Blok Cepu yang pernah dijanjikan Mobil Cepu Limited (MCL) beberapa bulan lalu dipertanyakan nelayan setempat. Pasalnya pembangunan belum juga dimulai sampai sekarang oleh operator migas Blok Cepu.

Baca Lainnya :

    Padahal, pembuatan pelabuhan sepanjang 270 meter itu merupakan kesepakatan awal dalam pertemuan antara pihak MCL dengan warga di balai desa setempat. Dalam pertemuan itu warga mengemukakan keinginannya untuk dibuatkan tempat berlabuhnya perahu mereka.

    “Seingat saya sekitar 3 bulan yang lalu,” kata Syahroni (25), warga Desa Glodog, Kecamatan Palang, Rabu (12/9/2012).

    Baca Lainnya :

      Namun, dari pantauan dilokasi yang rencananya akan dibangun sebagai pelabuhan  hingga sekarang ini belum ada aktivitas pengerjaan sama sekali. Padahal sempat berhembus kabar pengerjaan akan dimulai sejak tiga hari lalu.

      “Kabarnya kok akan dilakukan tiga hari lalu, tapi sampai saat ini kok belum dikerjakan,” tambah Roni.

      Informasi yang diterima, warga bahkan sudah mengadakan pengajian dan menyembelih seekor sapi jantan besar sebagai ungkapan syukur akan dibangunnya pelabuhan ditempat tersebut. Sekaligus sebagai acara pembukaan pembangunan pelabuhan.

      Untuk diketahui, Desa Glodog Kecamatan Palang Kabupaten Tuban adalah desa pesisir yang akan dilewati pipa minyak Banyuurip sepanjang 72 kilo meter (KM) yang dipasang dari Banyuurip dan akan berakhir di bibir pantai yang ada di desa ini.

      Dikonfirmasi terpisah, Field Public and Government Affairs Manager MCL, Rexy Mawardijaya menegaskan, jika pembangunan tambat labug sudah mulai berjalan. Bahkan peletakan batu pertama (ground breaking) sudah dilaksanakan 9 Agustus lalu dan Selamatan Minggu, (9/9) kemarin.

      ”Sekarang dalam proses pembangunan didampingi partner LSM (lembaga swadaya masyarakat),” sambung warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini kepada www.suarabanyuurip.com melalui pesan pendeknya, Rabu (12/9/2012). (edp/suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more