Operator Migas Diminta Berdayakan Perempuan

Sabtu, 12 April 2014, Dibaca : 1164 x Editor : nugraha

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang mengelola potensi Sumber Daya Alam (SDA) Migas di Kabupaten Blora, Jawa Tengah harus memperhatikan pemberdayaan dan peranan kaum perempuan dalam melakukan aktivitasnya. Salah satunya adalah dengan cara memberi peluang kepada kaum wanita untuk mandiri.

"Ini merupakan pekerjaan rumah bagi semua operator yang hadir di Blora," kata Sekretaris Korps PMII Putri ( KORPRI) Cabang Blora, Siti Choirun Nikmah, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu,(12/4/2014).

Pemberdayaan kaum perempuan tersebut dapat dilakukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud tanggungjawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan dimana operator melakukan operasi.

"Dengan begitu perempuan bisa memiliki peluang untuk bisa mandiri," ujarnya.

Choirun menyampaikan, bentuk CSR itu nantinya bisa diwujudkan dengan memberikan pelatihan ketrampilan sehingga kaum perempuan akan menjadi lebih pproduktif dalam beraktifitas. "Itu bisa dilakukan dengan melihat segi potensi apa saja yang ada di lingkungan sekitar operasi," tendas dia.

Dia sebutkan, pelatihan itu bisa saja berupa pelatihan menjahit, pembuatan makanan dan minuman yang disesuaikan dengan potensi bahan baku didaerahnya, ataupun kegiatan lain yang bisa menghasilkan. "Paling tidak ada nilai ekonomis yang dimunculkan dalam pelatihan itu," tambah Choirun.

Disamping memberikan pelatihan, juga perlu adanya pendampingan dari operator.  "Dari kendala-kendala yang ada operator juga harus punya andil untuk mencarikan solusinya. Misalnya, permodalan, pemasaran, ataupun peluang yang bisa mendukung perkembangan hasil produksi dari pelatihan itu," ungkapnya.(ali)


Tidak ada komentar
Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more