Optimalkan Pengelolaan Media Sosial di Era Revolusi 4.0

Minggu, 11 Oktober 2020, Dibaca : 207 x Editor : nugroho

edy supraeko
GAYENG : Ngopi Bareng Gashona Media bertajuk Optimalkan Pengelolaan Media Sosial di Era Revolusi 4.0.


SuaraBanyuurip.com - Edy Supraeko

Bojonegoro - Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang begitu cepat saat ini tidak bisa dicegah. Komunikasi melalui media sosial menjadi salah satu contoh nyata. 

Media sosial sekarang ini seperti pisau bermata dua. Bisa memberi dampak positif dan negatif.

Baca Lainnya :

    Di tengah pandemi saat ini, komunikasi melalui media sosial saat ini sangat efektif untuk menyebarluaskan informasi secara cepat dan langsung kepada masyarakat.

    Gabungan Sholawat Nabi Indonesia atau Gashona Indonesia, mengisi waktu di hari Minggu dengan kegiatan produktif yang dikemas dalam Ngopi Bareng Gashona Media "Optimalkan Pengelolaan Media Sosial di Era Revolusi 4.0" di Pring Beged, Minggu (11/10/2020).

    Baca Lainnya :

      Kegiatan yang berkolaborasi dengan Rumah Kreatif Smartfren Community Bojonegoro ini diikuti oleh Pengelola Media Sosial Gashona Indonesia. Para peserta diwajibkan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

      "Ada 7 orang yang kami undang. Tapi yang dua orang berhalangan hadir," ucap Achmad Abidin selaku Koordinator Gashona Media.

      Sementara itu, Pegiat Rumah Kreatif Smartfren Community Bojonegoro, Didik Jatmiko saat memulai obrolan menginformasikan bahwa smartfren siap berkontribusi dalam program Kuota Belajar bagi Siswa, Guru dan Dosen yang diselenggarakan pemerintah sebagai pendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh. Tak hanya itu, smartfren juga memiliki Kuota Nonstop yang sangat membantu konten kreator dalam mencukupi kebutuhan internet.

      Kak Didik menjelaskan, untuk mengoptimalkan media sosial yang dikelola dibutuhkan strategi komunikasi dan penguatan melalui tim kreatif khusus agar engagementnya semakin meningkat.

      "Konten yang disajikan harus dikemas se-kreatif mungkin. Misalnya melalui creative story telling yang dikemas dengan visual menyemangati, lalu menyajikannya dalam bentuk gambar, angka dan data sehingga pesan yang disampaikan melalui konten bisa sampai kepada pengikut media sosial di Instagram, Facebook, Twitter dan Blog yang Kita kelola," ucap Pria yang juga Duta Pemuda Kabupaten Bojonegoro itu.(edy)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more