Pejabat Pelayan Publik Cepu Disuntik Vaksin Covid-19

Selasa, 23 Februari 2021, Dibaca : 218 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
DISUNTIK : Pejabat pelayanan publik di Kecamatan Cepu saat mendapat vaksinasi Covid-19 Sinovac dari tim Satgas Vaksin.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora -  Pelaksanaan Vaksin Covid-19 Sinovac tahap 2 di wilayah Kecamatan Cepu, Kabaten Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diprioritaskan untuk pejabat struktural pelayan publik. Vaksinasi dipusatkan di Kantor Kecamatan Cepu,  Selasa (23/2/2021).

Penanggung Jawab Vaksinasi Covid-19 Kecamatan Cepu, Joko Heri Budi Santoso, menyampaikan, ada sebanyak 72 dosis vaksin dengan sasaran petugas pelayan publik. 

Baca Lainnya :

    "Prioritasnya pejabat struktural kecamatan, struktural kelurahan, dan pemerintah desa. Untuk pemerintah desa, diutamakan Kepala Desa beserta 2 orang perangkat," kata Heri.

    Dijelaskan, vaksinasi hari ini untuk pelayan publik dilaksanakan serentak. Di Kecamatan Cepu ada tiga puskesmas. Yakni Puskesmas Cepu, Ngroto dan Kapuan.

    Baca Lainnya :

      "Pelaksanaannya sengaja dijadikan satu di Pendopo Kecamatan, untuk meringkas dan memudahkan," jelasnya.

      Pelaksanaan vaksinasi bisa saja dilaksanakan dua hari. Jika sasaran vaksin ini belum memenuhi kuota.

      "Atau mencari ganti apabila sasaran tidak bisa dilakukan vaksin," ungkap Heri.

      Sementara itu, Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi, menyampaikan, vaksin ini hanya pelengkap. Yang utama tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjelankan aktivitas. 

      "Setidaknya dengan vaksin ini bisa nyicil ayem," kata dia.

      Untuk diketahui, Kabupaten Blora mendapatkan jatah kuota 900 vial vaksin Covid-19 multi dosis jenis Sinovac. Untuk vaksinasi tahap II sasarannya adalah petugas pelayanan publik. Vaksin itu diambil dari Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sesuai jadwal yang ditentukan.

      Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora Lucius Kristiawan menjelaskan dari jumlah vaksin yang akan diterima itu nantinya dibagi dua termin atau fase penyuntikan kepada sasaran.

      Satu vial untuk 10 dosis sasaran. Karena ini multi dosis, dimana 1 vial berisi 10 dosis. Selain itu, dalam 1 dus akan dikemas 10 vial, sehingga 1 dus berisi 100 dosis. 

      "Jadi nanti terbagi 450 sasaran dan targetnya tanggal 28 Februari 2021 harus selesai,” jelas Lucius Kristiawan.

      Pada fase penyuntikan pertama ini Satgas Covid-19 akan melakukan penyuntikan kepada 4.500 orang. Mereka terdiri dari petugas pelayanan publik yaitu TNI, Polri, BPBD, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, DPRD, tokoh agama dan tenaga pendidik.

      “Untuk pelayanan di masing-masing fasilitas kesehatan setempat, seperti di Polres Blora, DKT, RSUD dan Puskesmas,” terangnya.

      Sedangkan untuk tenaga pendidik, untuk sementara yang menjadi sasaran vaksin di SMKN 1 Blora, SMKN 2 Blora dan SMAN 1 Blora. Karena jumlah sasaran banyak, maka dalam pelaksanaannya nanti akan diatur termasuk pendistribusian vaksin juga harus sesuai dengan jumlah sasaran.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more