Penambang Minyak Sumur Tua Terima Rp650/liter

Senin, 01 Juni 2020, Dibaca : 2031 x Editor : nugroho

dok/sbu
MENGELUH : Penambang sumur minyak tua di Kabupaten Blora keluhkan rendahnya angkos angkat dan angkut.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Penambanga minyak sumur tua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengeluhkan rendahnya ongkos angkat angkut minyak yang diterimakan pada bulan Mei 2020. Besarnya Rp650 setiap liternya.

Anjloknya harga minyak dunia dalam negeri (ICP/ Indonesian Ceude Price) menjadi penyebabnya. Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 95 K/MEM/2020 tentang penetapan harga minyak Indonesia Bulan April 2020 sebesar USD20,66/barel.

Baca Lainnya :

    Ketua Perkumpulan Penambang Minyak Sumur Timba (PPMST) Ledok Supraptono mengatakan, selama Mei ini penambang hanya mendapatkan ongkos angkut Rp650 setiap liternya. 

    "Kalau harga minyak seperti sekarang, penambang akan menderita," ujarnya, pekan lalu.

    Baca Lainnya :

      Dia berharap bulan Juni harga minyak bisa membaik. Namun jika harga masih jeblok, pihaknya meminta adanya kepedulian dari Pertamina kepada para penambang sampai harga minyak membaik.

      "Karena saat ini penambang terlanjut bergantung kepada sumur minyak tua," ujarnya.

      Dikonfirmasi terpisah, Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, PT. Blora Patra Energi (BPE) Cristian Prasetya mengatakan, harga minyak untuk angkat angkut dari pertamina pada Juni belum keluar. Untuk bulan Mei masih mengunakan harga yang ditetapkan oleh pertamina di awal Mei lalu. 

      "Kalau awal bulan Mei, ongkos angkat angkut yang dibayar Pertamina EP Kepada BUMD dan KUD, sebesar Rp1.131 perliter," ujarnya.

      Harga tersebut dari pertamina. Sementara yang diberikan ke penambang 70 persen dari harga tersebut. Serta pengurangan pajak serta komponen lain. 

      Christian memprediksi harga minyak bulan Juni ini akan membaik. Sebab, harga minyak mentah di bulan Mei sudah meyentuh USD 30 perbarel.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more