Penerima Beasiswa Itu Telah Sukses

Sabtu, 09 Februari 2013, Dibaca : 2123 x Editor : nugroho

totok martono
REUNI : Rizal Jamhari, salah satu penerima beasiswa yang kini telah sukses sedang bernyanyi dengan Bupati Fadeli.


SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan - Program beasiswa yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur mampu mencetak banyak orang sukses. Bahkan salah satu dari penerima beasiswa itu telah menjadi direktur.

Baca Lainnya :

    Dia adalah Ahmad Rizal Jamhari (Rizal), angkatan tahun 2007 dari Universitas Brawijaya, Malang, menjadi direktur dari perusahaan yang didirikannya sendiri. Pria yang lahir di Dusun Kedung Klanting, Desa Kedung Megarih, Kecamatan Kembangbahu pada 16 Maret 1989 silam itu dulu adalah seorang petani. Karena kepintarannya Rizal memperoleh beasiswa dari Pemkab.

    “Entah saya akan jadi apa jika di tahun 2007 itu saya tidak mendapatkan beasiswa. Karena hasil dari beasiswa ini saya rasakan setelah lulus. Apa yang kini saya raih sudah diluar batas segala impian saya,” ujar Rizal yang alumni SMA Muhammadiyah Babat itu.

    Baca Lainnya :

      Putra pasangan Abdul Rohman dan Siti Aisyiyah itu, mengaku, saat di Universitas Brawijaya dirinya mengambil jurusan Keteknikan Pertanian. Setelah tamat kuliah, Rizal kemudian mengelola penggemukan sapi dan kambing. Dalam perjalannya usaha itu pun berkembang pesat hingga menjadi perusahaan M Brothers Indonesia yang memiliki 24 karyawan part time. Sekarang ini jumlah sapi dan kambing dikelolanya mencapai jutaan ekor.

      “Selain itu saya juga mengelola tanaman sengon di lahan seluas 15 hektar,” aku Kakak dari Rahma Isma Yanti itu.

      Di luar itu, lanjut Rizal, perusahaannya juga bergerak di bidang general trading dan konstruksi. Dia juga bergerak di bidang pendidikan dengan bekerjasam dengan SMAN 2 Lamongan. Sementara di bidang kewirausahaan, dia bekerjasama dengan SMA Muhammadiyah Babat yang sukses mengantar siswanya meraih juara pertama karya ilmiah di Singapura.

      “Jalan-jalan ke Lamongan nengok ke Paciran sambil belanja terasi. Ayo pemuda Lamongan kita bangun negeri ini dengan prestasi, “ ucap Rizal berpantun.

      Untuk diketahui, Ahmad Rizal Jamhari merupakan salah satu dari rubuan anak pintar di Lamongan dari keluarga tidak mampu yang menerima manfaat program beasiswa.  Koleganya kini ada yang bekerja di perbankan, Pertamina, PNS hingga wiraswasta sukses dan member sumbangsih pada Lamongan dengan cara mereka sendiri.

      Pada bagian lain, Bupati Lamongan, Fadeli, menandaskan, pentingnya memiliki cita-cita. Karena dengan cita-cita manusia memiliki target untuk maju dan sukses.

       “Jangan melihat saya yang sekarang sebagai bupati. Dulu sekedar untuk masuk SMP negeri dan SMA negeri saya tidak mampu. Saya dulu hanya bisa ngimpi pengen kuliah. Setiap melihat orang memakai jas almamater, saya hanya bisa ngiler. Baru setelah bekerja dan punya uang sendiri saya bisa kuliah, “ kata Fadeli bercerita.

      “Semua orang harus punya cita-cita setinggi langit, siapapun dia, bagaimanapun kondisi ekonominya. Kemiskinan bukan halangan. Anak Lamongan harus mampu berprestasi dan jangan pernah melupakan untuk membangun Lamongan,” lanjut dia berpesan.

      Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Agus Suyanto, menyebutkan, sejak tahun 2006, program beasiswa itu telah mendanai 1.785 mahasiwa dari keluarga tidak mampu dengan total anggaran hingga tahun 2012 sebesar Rp17.018.000.000. Dinatra jumlah tersebut, 681 mahasiswa angkatan 2006-2008 sudah lulus kuliah dan 1.104 lainnya masih menjalankan studi di kampus perguruan tinggi negeri (PTN) se Jawa Bali dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Lamongan.

      Sementara di tahun 2013 ini, Pemkab Lamongan masih menganggarkan beasiswa untuk 1.076 mahasiswa angkatan 2010-2013 dengan anggaran murni APBD sebesar Rp 3.516.000.000. Diantara PTN se Jawa Bali tersebut adalah IAIN Sunan Ampel Surabaya, ITS, Unair, Unesa, UIN Malang, Unibraw, Universitas Trunojoyo dan Universitas Negeri Jember.

      “Sementara PTS di Lamongan diantaranya adalah Akper Lamongan, Unisda, Unisla Staidra, STAIn, Stikes Muhammadiyah dan STAIN Paciran,” pungkas Agus. (tok)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more