Pengeboran Ulang 2 Sumur Migas Cluster Prantaan Stagnan

Selasa, 14 Januari 2020, Dibaca : 238 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
Dirut PT BPE, Christian Prasetya.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Kerja Sama Operasi Pertamina EP - PT Banyubang Blora Energi (KSOPEP-BBE) belum menunjukkan progres signifikan dalam melakukan kerja ulang atau work over pada dua sumur di Cluster Prantaan.

Di awal tahun 2020 ini, anak usaha Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, Jawa Tengah - BBE -masih berusaha memompa sumur dengan harapan mengahasilkan minyak. Belakangan diketahui, justru mengeluarkan air sebanyak 10.000 barel dari lubang sumur. 

Baca Lainnya :

    "Masih tetap dipompa, tetap diproduksikan," kata Direktur Utama PT Blora Patra Energi (BPE) Christian Prasetya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (14/1/2020).

    Ditanya sampai kapan dilakukan pemompaan, Christian mengaku belum tahu. Sebab belum ada update dari pihak managemen. 

    Baca Lainnya :

      "Belum tahu," ucapnya.

      Christian juga belum bisa menyimpulkan apakah sumur tersebut dry hole.

      "Kalau sudah ada kesimpulan dry hole baru closed atau dilakukan penutupan," ujarnya. 

      Untuk diketahui, BBE bagian dari anak peruhaan PT BPE yang melakuan eksplorasi dan produksi Migas di Cluster Prantaan Kecamatan Bogorejo.

      Ada dua sumur yang dioperasikan diantaranya, Sumur BNG-P3 yang berada di bawah, dengan tujuan untuk menguji dan memproduksikan lapisan LA dan menutup lapisan L1. Pekerjaannya meliputi set cement plug di kedalaman 400an meter dan perforasi pada interval 301-303 meter, selanjutnya install pumping unit. 

      Kemudian Sumur BBE-01, bertujuan remedial dengan memperbaiki cement bond dengan melakukan squeeze dan menguji. Pekerjaannya meliputi squeeze, drill out cement dan perforasi di interval sekitar 400 meter.(ams)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more