Penyulingan Minyak Tradisional Wonocolo Terbakar

Minggu, 18 Juli 2021, Dibaca : 988 x Editor : nugroho

foto tangkap layar.
TERBAKAR : Seorang warga sedang memadamkan kobaran api dari lokasi penyulingan minyak tradisional Wonocolo.


SuaraBanyuurip.com -  Ahmad Sampurno

Bojonegoro - Sumur minyak tua di kawasan Wonocolo Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terbakar. Dari video yang beredar di media sosial (Medsos) api membesar disertai asap menghitam. Dalam video berdurasi 18 detik itu, terdengar sejumlah orang tampak panik dalam situasi kebakaran tersebut. 

Informasi diperoleh, kebakaran terjadi di lokasi penyulingan tambang minyak tradisional milik warga di Desa Wonocolo pada Minggu, (18/7/2021), sekitar pukul 08.45 WIB. 

Baca Lainnya :

    Penyebab kebakaran diduga berasal dari aktifitas penyulingan minyak mentah menjadi solar. Api kemudian membesar sehingga menyebabkan seluruh tangki dan bulk di area kejadian terbakar. 

    Field Manager Pertamina EP Field Cepu, Agung Wibowo, menyampaikan, bahwa lokasi kejadian kebakaran dekat dengan sumur D122  yang dikelola oleh BUMD PT Bojonegoro Bangun Sarana (PT BBS) yang status sumurnya tidak aktif. 

    Baca Lainnya :

      Status api pada jam 09.45 WIB telah berhasil dipadamkan dengan upaya pemadaman awal oleh warga menggunakan alat seadanya. Kemudian penanganan cepat dilakukan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro. Tim Damkar tiba dilokasi pada pukul 09.30 WIB yang sebelumnya dikordinasikan oleh pihak kecamatan. 

      "Alhamdulillah sudah tertangani. Untuk antisipasi, kita rutin melakukan sosialisasi terkait aspek safety," ungkap Agung.

      Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Bojonegoro, Ardhian Orianto menambahkan, dua unit mobil damkar dari pos Padangan dan 5 personel diterjunkan untuk memadamkan api.

      "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini," ujarnya dikonfirmasi terpisah.

      Dijelaskan, lokasi penyulingan minyak mentah yang terbakar milik Nasrudin (45), warga Dusun Kemoro RT/RW 002/001 Desa Mergoasri, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp 140 juta. Meliputi 2 alat listrik tenaga Surya, 1 Rumah ukuran 6 x12 m, 10 bul minyak masak, 1 bul minyak mentah. 

      "Dugaan sementara kebakaran akibat minyak yang disuling menetes ke perapian," pungkasnya.(ams)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more