PEPC Ajak Jurnalis Kunjungi Program Batik Binaan di Dolokgede

Senin, 26 November 2018, Dibaca : 1128 x Editor : nugroho

Samian Sasongko
BERKUNJUNG : Perwakilan PEPC Kunadi dan para jurnalis melihat langsung aktivitas Kelompok Batik Sekar Rinambat Dolokgede.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko 

Bojonegoro - Operator Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi Produksi Cepu (PEPC) mengajak 50 lebih jurnalis dari media cetak, TV, Radio, Online, mengunjungi program pengembangan masyarakat binaannya. Kunjungan dilakukan di Kelompok Batik Sekar Rinambat Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, dan Budi Daya Ayam Petelur BUMDes Makmur Rejo Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (26/11/2018).

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian acara Lokakarya Media dan Media Gathering Bersama Pertamina EP Cepu.

Baca Lainnya :

    Ketua kelompok Batik Rinambat Dolokgede, Tri Astutik, mengatakan, kelompok batik Sekar Rinambat mulai melakukan aktivitas membatik sejak tahun 2016. Kelompok ini beranggotakan lima orang, dan karyawan empat orang.

    "Untuk bahannya dari Solo, dan peralatannya dapat bantuan dari Pertamina EP Cepu. Dalam waktu tiga hari bisa menyelesaikan cap batik sepanjang 2 meter x 1,5 meter," kata Tri Astutik, kepada Suarabanyuurip.com disela-sela kunjungan.

    Baca Lainnya :

      Warga Rukun Tetangga (RT) 04, Rukun Warga (RW) 01 ini menjelaskan, rata-rata pembeli dari kalangan pendidik, anak-anak sekolah. Harga per lembar kain batik Rp150.000.

      "Hasil yang kami dapat setelah dipotong modal sebulan sekira Rp1 juta," ujar wanita cantik berusia 35 tahun ini.

      Warga ring satu lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru ini mengaku, selain membatik pekerjaan lainnya adalah beternak sapi. Kedua usaha itu ditekuni karena ingin bertani tidak memiliki lahan pertanian.

      "Alhamdulillah atas binaan Pertamina EP Cepu kami sekarang punya aktivitas membatik jadi dapat mencukupi kebutuhan keluarga. Semoga kedepan dapat dibantu lagi untuk pemasarannya agar semakin bertambah lancar," imbuhnya.

      Sementara itu, Jambaran-Tiung Biru Site Office Public Government Affair and Relation Manager, Kunadi, menjelaskan Lokakarya Media dan Media Gathering bersama Pertamina EP Cepu ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi dan sinergi yang baik dengan awak media. Juga agar program pemberdayaan masyarakat sekitar Jambaran-Tiung Biru bisa diketahui oleh para jurnalis di Bojonegoro.

      "Kami mengucapkan terima kasih kepada para jurnalis di Bojonegoro dapat mengikuti acara yang kami selenggarakan ini," ucap Kunadi.

      Pria ramah ini mengungkapkan, kurang lebih sebanyak 25 orang warga telah diberikan pelatihan membatik oleh Pertamina EP Cepu secara bertahap. Tujuannya meningkatkan penghasilan atau perekonomian warga sekitar Jambaran-Tiung Biru.

      "Untuk bisa melakukan membatik yang baik warga juga diajak studi ke Jogja. Alhamdulillah warga yang semula tidak punya pekerjaan sekarang bisa punya pekerjaan," imbuhnya.

      Untuk lebih meningkatkan usaha ini,  pihaknya akan terus memantau program batik binaan. Salah satunya kualitas batiknya.

      "Karena ini dikomersilkan maka kedepan pola pemasarannya akan kami bantu juga," pungkasnya.

      Dalam acara Lokakarya Media dan Media Gathering Bersama Pertamina EP Cepu tersebut menghadirkan tiga pembicara yaitu Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh Redinal Dewanto, dan Corporate Secretary Tempo, Wahyudi Moeryadi.(sam) 


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more