PEPC Bantu 180 Kacamata untuk 9 SD

Rabu, 30 Oktober 2013, Dibaca : 2320 x Editor : nugroho

samian sasongko
SIMBOLIS : PR & CSR Manager PEPC, Abdul Malik memberikan bantuan kacamata kepada perwakilan siswa sekitar pemboran.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Operator Unitisasi Gas Jambaran – Tiung Biru (TBR), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), memberikan 180 kacamata plus dan minus untuk siswa dan guru di  sembilan lembaga pendidikan yang ada disekitar pemboran yang dipusatkan di SDN Kaliombo II, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (30/10/2013).

Sembilan lembaga pendidikan yang mendapatkan bantuan kacamata itu adalah SDN Bandungrejo 1,2, Kecamatan Ngasem, SDN Kaliombo 1,2,4, Kecamatan Purwosari, SDN Kalisumber 1,2,3, dan SMP N 1 Tambakrejo, Kecamatan Tambakrejo.

Baca Lainnya :

    Public relations & Corporate Social responsibility (CSR) Manager PEPC, Abdul Malik, menekankan, pentingnya kesehatan dalam mendukung dunia pendidikan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bagi generasi penerus seiiring perkembangan zaman.

    "Untuk itu kesehatan perlu diperhatikan. Utamanya tentang penglihatan siswa dan guru yang kurang bagus kita berikan kacamata bantu ini," kata Abdul Malik, dihadapan siswa dan guru yang hadir di SDN II Kaliombo.

    Baca Lainnya :

      "Semoga kacamata plus, minus yang diberikan siswa dan guru bisa bermanfaat dalam kegiatan belajar mengajar setiap harinyaa," lanjut dia. 

      Dikonfirmasi terpisah, Perta Medikal, Agus W. Susetyo, mengatakan, sebelum diberikan kacamata terlebih dulu dilakukan pemeriksaan kepada 1.293 pasien yang  terdiri dari 1164 siswa dan 129 guru. Sesuai hasil pemerikasaan, 14 persen rata-rata gangguan penglihatan.

      Agus menerangkan, ada dua faktor yang menjadi penyebab ganguang penglihatan ini. Yakni faktor logis yaitu panyakit karena saraf mata tidak bagus akibat usia maupun pernah mengalami benturan. Kemudian faktor tidak logis, yaitu faktor lingkungan. Misalnya, pola nonton televisi, dan baca terlalu dekat,"ungkap Agus W. Susetyo ditemui disela acara pemberian bantuan kacamata tersebut.

      Dia menambahkan, total kacama yang diberikan sebanyak 180 kacamata. Dari total itu, untuk Guru sebanyak 100 kacamata. Sedangkan untuk siswa sebanyak 80 kacamata.

      "Untuk guru 80 persen menderita B fakus atau yang biasa disebut plus, dan untuk siswa mayoritas kacamata minus," ujar Agus.

      Selain memberikan kacamata, Abdul Malik juga menyerahkan secara simbolis papan peraga tentang kesehatan mata kepada masing-masing perwakilan guru.(sam)



Show more