PEPC JTB Dukung Merdeka Belajar Bagi Generasi Bangsa

Selasa, 21 Desember 2021, Dibaca : 488 x Editor : samian

Ist/Samian Sasongko
Edy Purnomo sedang memberikan pemaparan tentang seputar kegiatan migas dalam kuliah umum di IKIP PGRI Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - Sami'an Sasongko

Bojonegoro - Operator proyek lapangan Unitisas gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina mendukung merdeka belajar bagi generasi bangsa yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Kampus Merdeka. Program PEPC Zona 12 Goes To Campus, Kuliah Umum Industri Hulu Migas kali ini dilaksanakan di IKIP PGRI Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (20/12/2021).

Bersama SKK Migas perwakilan Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa), kegiatan PEPC Zona 12 Goes To Campus kali ini mengangkat tema Peran Industri Hulu Migas Bagi Ketahanan Energi Nasional. Hadir sebagai narasumber Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Indra Zulkarnain dan JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Edy Purnomo.

Baca Lainnya :

    Kedua narasumber memberikan wawasan berharga bagi mahasiswa yang berada di wilayah Kabupaten Bojonegoro secara hybrid. Dalam materinya baik Indra maupun Edy mengungkapkan seluk beluk industri hulu migas yang memiliki berbagai tantangannya.

    Menurut Indra, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) memiliki kewajiban memberi pemahaman yang utuh tentang dunia migas kepada publik. Termasuk dalam forum  kuliah umum seperti ini.

    Baca Lainnya :

      "Masyarakat perlu mengetahui bahwa peran SKK Migas dan KKKS pada akhirnya juga bekerja untuk kepentingan negara," kata Indra.

      Sementara itu, Edy Purnomo, menjelaskan program-program pengembangan masyarakat yang selama ini juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar proyek secara berkesinambungan.

      Menurut pria yang sejak lama akrab dengan dunia akademik berbagi wawasan tentang peran Lapangan Banyu Urip dan Lapangan Jambaran Tiung Biru di Kabupaten Bojonegoro, dalam konstelasi pemenuhan kebutuhan energi nasional ini, bahwa KKKS seperti PEPC JTB tidak hanya mengurus produksi migas saja.

      Namun sebagai perusahaan yang bervisi lingkungan PEPC JTB juga memiliki program pemberdayaan. Selain itu juga dipaparkan visi, misi dan tata nilai perusahaan sebagai bagian dari sosialisasi tata nilai kepada mahasiswa dan civitas akademik.

      "Adik-adik disini saya harap berani untuk mencari pengalaman-pengalaman yang baru sama sekali, tidak hanya nyaman dengan rutinitasnya saja," pesan humas PEPC yang juga memiliki pengalaman belasan tahun menjadi dosen.

      Dalam kesempatan tersebut, Rektor IKIP PGRI Bojonegoro Junarti, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesediaan SKK Migas dan PEPC untuk berbagi ilmu kepada mahasiswanya. Menurutnya kuliah umum ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menambah wawasan, mengasah kemampuan, mengoptimalkan bakat dan minat untuk kedepan terjun ke dunia kerja sebagai persiapan karir mereka.

      "Mereka menjadi semakin bertambah wawasan yang akan menjadi modal penting bagi masa depannya," ungkap Junarti.

      Lebih dari 250 peserta secara hybrid antusias mengikuti perkuliahan umum yang mengupas industri hulu migas ini. Baik peserta yang mengikuti secara luring maupun daring demikian aktif menggali wawasan dengan menyampaikan pertanyaan kepada kedua narasumber. Selama kegiatan, peserta luring tetap mengikuti protokol kesehatan secara disiplin.(sam)


Show more