PEPC Respon Aspirasi Warga Mojodelik

Jum'at, 13 Desember 2019, Dibaca : 1216 x Editor : samian


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Penyampaian aspirasi sebagian warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, di lokasi proyek pemasangan pipa Gas JTB, Jumat (13/12/2019) menuntut agar dua tenaga Satpam proyek Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang diberhentikan PT Sekurindo Duta Utama Perkasa dipekerjakan kembali berhasil direspon pihak Pertamina EP Cepu.

Kedua Satpam tersebut adalah Suroso warga Desa Mojodelik, dan Sundoko warga Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam. Keduanya bakal diaktifkan kerja kembali pada hari Senin (16/12/2019).

Baca Lainnya :

    Kesepakatan tersebut diperoleh dalam pertemuan yang dilaksanakan di kediaman Pagiar warga Desa Mojodelik yang dihadiri oleh perwakilan PEPC, Rekind, Sekurindo, dan pihak keamanan TNI dan Polri.

    Dalam pertemuan, Pagiar, meminta pihak Sekurindo selain mengerjakan kembali Suroso dan Sundoko, juga memperjelas kontraknya secara tertulis.

    Baca Lainnya :

      "Alhamdulillah aspirasi kami direspon oleh pihak perusahaan," kata Pagiar.

      Sementara pihak Sekurindo Joni, mengatakan, bahwa kejadian ini hanya miskomunikasi saja,  dan hari Senin keduanya kembali bekerja seperti semula.

      "Berkaitan kontrak sudah kita koordinasikan dengan Sekurindo Jakarta, dan masih dalam proses," sambung Wisnu.

      Perwakilan PEPC Wibisono, berharap pihak Sekurindo agar komunikatif baik dengan masyarakat maupun subkonnya dan terkait lainnya. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Selain itu, dalam rekrutmen tenaga kerja Sekurindo harus memprioritaskan warga desa ring satu proyek Gas JTB.

      "Saya berharap kalau mau merilis sesuatu sebulan sebelumnya perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk PEPC. Tujuannya agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan bersama," saran Berto.

      Pantauan di lapangan dalam penyampaian aspirasi, aktivitas proyek sempat terhenti namun tidak begitu lama aktivitas kembali normal seperti biasanya.(sam)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more