PEPC Tanggapi Tuntutan Warga Mojodelik

Selasa, 04 Agustus 2020, Dibaca : 566 x Editor : samian

Ist/Samian Sasongko
PENYIRAMAN JALAN : PEPC sedang melakukan penyiraman jalan menuju lokasi proyek JTB guna menekan dampak polusi debu.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Tuntutan warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, agar jalan menuju lokasi proyek pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), yang menimbulkan dampak polusi debu disirami ditanggapi Pertamina EP Cepu (PEPC).

Salah satu anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu langsung memberikan penyiraman jalan usai komunikasi dengan warga yang melakukan pemblokiran.

Baca Lainnya :

    "PEPC sudah melakukan komunikasi dengan warga yang melakukan pemblokiran jalan, dan menyikapi hal tersebut berkoordinasi secara internal untuk melakukan langkah selanjutnya, yaitu dengan melakukan penyiraman jalan," kata JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Edy Purnomo, kepada Suarabanyuurip.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (4/8/2020) malam.

    Diberitakan sebelumnya, salah satu warga Mojodelik yang aksi, Sarimin, mengaku, aksi pemblokiran terpaksa dilakukan karena sudah tidak betah lagi dengan adanya polusi debu yang terhempas mobil proyek saat melintas.

    Baca Lainnya :

      "Terpaksa blokir jalan ini saya lakukan karena dampak polusi debu sangat luar biasa. Ini sangat menggangu warga," kata Sarimin disela-sela aksi.

      Warga Dusun Sogo, Desa Mojodelik ini menuntut agar perusahaan melakukan penyiraman jalan secara berkelanjutan. Agar dampak polusi debu bisa ditekan tidak menggangu kesehatan warga sekitar maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu kecepatan dalam berkendara dikurangi, dan tidak kencang karena banyak warga masyarakat yang menggunakan jalan tersebut.

      "Saya tidak bermaksud menghalangi aktivitas proyek, hanya menuntut jalan disiram agar tidak menimbulkan polusi debu. Setelah dilakukan penyiraman silahkan aktivitas kembali berjalan seperti biasanya," ucapnya.(sam)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more