Perangkat Kesulitan Cairkan Dana Desa

Sabtu, 05 September 2015, Dibaca : 1724 x Editor : samian

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Meski semua desa yang tersebar di 16 Kecamatan di Kabupaten Blora, Jawa-Tengah telah nenyelesaiakan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), namun masih menyisakan kendala dalam pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Masalahnya, mereka masih kesulitan dalam penyusunan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Ketua Paguyuban Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Blora, Agung Heri Susanto, menjelaskan, semua desa telah menyelesaikan APBDes. Permohonan pencairan dana ADD tahap I sudah cair. Hanya saja, saat ini masih ada kendala dalam pencairan DD.

Baca Lainnya :

    "Mungkin ada yang belum menyelesaikan pencairan DD, karena syarat pencairan DD harus ADD tahap I sudah di Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) kan, sekaligus permohonan pencairan ADD tahap II," ungkap Agung kepada suarabanyuurip.com.

    Saat ini, desa di tuntut membuat rencana yang tertuang di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Padahal, desa selama ini belum pernah membuat DPA. Berbeda dengan di dinas yang sudah ada Kepala Bidang (Kabid) Bina program. 

    Baca Lainnya :

      "Kalau di desa, perangkat masih awam merencanakan anggaran semua kegiatan dan jenisnya selama 1 tahun kedepan," kata Kades Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban ini membandingkan.

      Diakui, mekanisme pencairan dana saat ini berbeda dengan aturan tahun sebelumnya. Lebih  ketat dan harus ada beberapa syarat administrasi yang wajib di lalui seperti rekom camat, RPD, LPD, RAB. Desa masih tahap penyesuaian dengan sistem administrasi baru, dan perlu juga pengadaan pelatihan bagi perangkat agar lebih cakap.

      "Saya yakin akhir tahun anggaran atau bulan Desember nanti penyerapan anggaran dan penggunaan dana bisa optimal," tandasnya. (Ams)

       

       

       

       

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more