Perhutani Tak Persulit Izin Perbaikan Jalan Gledegan-Sawit Rejo

Jum'at, 07 Agustus 2020, Dibaca : 549 x Editor : samian

dok SBU
ADM Bojonegoro, Dewanto.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Perum Perhutani Bojonegoro, Jawa Timur, menegaskan, pihaknya tidak ada kata mempersulit izin perbaikan jalan yang masuk wilayah hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gledegan hingga RPH Sawit Rejo. Meski jalan tersebut hak Perhutani, terpenting prosedurnya dilalui sebelum dilakukan perbaikan.

"Jika mungkin ada isu di bawah izin dari Perhutani sulit, itu tidak benar. Silahkan jika Pemda ingin memperbaiki, penting prosedur yang ada dilalui dulu," tegas Administratur (Adm) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro, Dewanto, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (7/8/2020).

Baca Lainnya :

    Dewanto mencontohkan, jika jalan yang ada adalah selebar 3 meter, dan tidak ada pelebaran maka sambil menunggu proses izin turun bisa dikerjakan perbaikannya. Namun jika ada pelebaran, misal dari lebar 3 meter menjadi 6 meter maka harus mengajukan izin terlebih dahulu di Kementerian Kehutanan.

    "Jalan ini kan sudah ada sejak dulu, beda jika buat jalan baru yang membedah wilayah hutan. Jalan yang ada ini sebagai fasilitas umum jadi warga sekitar maupun pengguna lainnya bisa melewati terpenting saling menjaga," pungkas pria ramah ini.

    Baca Lainnya :

      Pantauan dilapangan jalan sepanjang kurang lebih 7 kilo meter itu saat ini masih belum dibangun dengan aspal maupun cor, dan masih berupa beskos dan terurug pedel sehingga kerap menimbulkan polusi debu saat kendaraan melintas.

      Jalan yang masuk wilayah Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, dan Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, itu selain poros Gayam-Ngasem juga sebagai jalan menuju lokasi proyek Gas Jambaran-Tiung Biru. (sam)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more