Perpusda Tuban Batasi Pembelian Buku Bacaan

Senin, 14 Januari 2019, Dibaca : 884 x Editor : nugroho

Hidayatul Khoriyah
Kepala Perpusda Tuban, Rahayu Supriyati.


SuaraBanyuurip.comHidayatul Khoiriyah

Tuban - Perpustakaan Daerah Tuban, Jawa Timur, tahun 2019 ini harus menahan diri melakukan pembelian buku untuk menambah koleksinya. Pemerintah pusat melakukan pemangkasan anggaran pembelian buku bacaan. 

"Tapi kami bakal tetap mengupayakan memberikan pelayanan terbaik," ujar Kepala Perpusda Tuban, Rahayu Supriyati, kepada suarabanyuurip.comdi ruangannya, Senin (14/1/2019).

Baca Lainnya :

    Pemberian pelayanan dengan upgrading bahan literasi dengan memaksimalkan kerja sama dengan lembaga maupun komunitas.

    "Tahun ini kita fokuskan pengoptimalan konten lokal," tegasnya.

    Baca Lainnya :

      Sementara pengunjung perpustakaan daerah dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa mencapai 180.000 pengunjung sepanjang tahun 2018. Setiap hari pengunjung rata-rata mencapai 500 orang.

      “Itu termasuk pengunjung perpustakaan keliling dan program kemitraan,” ucapnya. 

      Perempuan ramah ini mengatakan, jumlah pengunjung dan minat baca di Tuban pada 2018 meningkat. Berkaitan dengan banyaknya program-program perpusda dalam bidang literasi, termasuk menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas maupun lembaga.

      Tahun 2018 pihaknya bekerja sama dengan beberapa komunitas literasi dengan mengadakan berbagai kegiatan dan menyasar seluruh lapisan masyarakat.

      Disamping itu, melakukan upgrading koleksi buku setiap tahun, sesuai keinginan pengunjung dengan memberikan angket kepada pengunjung terkait buku yang diinginkan.

      “Kami selalu melakukan survei terhadap pengunjung untuk bisa menentukan buku apa saja yang dibeli, sebagai upaya pelayanan kami kepada masyarakat,” pungkasnya. (hida)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more