Pertamina EP Sukowati Latih Ibu-ibu Pemadamkan Api

Minggu, 15 Maret 2020, Dibaca : 257 x Editor : nugroho

ririn wedia
PRAKTEK : Seorang Ibu rumah tangga sedang berlatih memadamkan api dari kompor LPG.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) Lapangan Sukowati, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field menggelar pelatihan dasar pemadaman api untuk ibu rumah tangga di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

Legal and Relations Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Jason W Purba, mengatakan, pelatihan ini penting sekali bagi ibu-ibu rumah tangga yang berpotensi mengalami bencana kebakaran dari faktor-faktor tertentu. 

Baca Lainnya :

    "Jadi, kita pahamkan apa saja faktor penyebab kebakaran sehingga bisa mencegah adanya api dari hal-hal pemicu," jelasnya, Sabtu (14/3/2020) kemarin.

    Dia menyampaikan, pelatihan Ini merupakan orientasi langsung di lapangan yang selama ini hanya didapatkan melalui praktek saja. 

    Baca Lainnya :

      "Jadi, mereka bisa melakukan antisipasi jika terjadi kebakaran di rumah. Dan mencegah terjadinya kebakaran terjadi," tegasnya. 

      Dalam pemaparan ini, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field mendatangkan tim ahli yang biasa menangani kebakaran di field sebagai narasumber. Sehingga, selain di dalam rumah, antisipasi terjadinya kebakaran dan penanganannya juga bisa diterapkan di luar rumah.  

      "Harapannya, mereka lebih terampil lagi menghadapi bahaya kebakaran," tegasnya.

      Fitri (35), salah satu peserta pelatihan mengaku senang dengan ilmu yang diberikan selama satu hari ini. Selain mendapatkan ilmu penanganan bencana api, juga bisa menularkannya kepada sanak keluarga yang lainnya. 

      "Jadi, misalkan tabung gas ada yang bocor dan terbakar, kami bisa mengatasinya," tandasnya.

      Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, mengapresiasi langkah Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field sebagai langkah menjadikan warganya mandiri termasuk dalam penanganan bencana api. 

      "Kami ingin menjadikan warga Campurejo, menjadi warga yang mandiri. Salah satunya mengatasi bencana, sehingga tidak menjadi bencana yang besar dan merugikan diri sendiri," pungkasnya.(rien)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more