Pertamina EP Zona 11 Sukowati Bersama LMI Luncurkan Produk UMKM Binaan

Jum'at, 21 Januari 2022, Dibaca : 923 x Editor : samian

Arifin Jauhari
LAUNCHING : Produk unggulan UMKM Desa Ngampel dipegang oleh para hadirin saat foto bersama usai acara.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Operator ladang minyak dan gas bumi (Migas) Sukowati, Pertamina EP (Eksplorasi dan Produksi) Zona 11 bersama Mitra Pendamping Lestari Muda Indonesia (LMI) menghelat kegiatan "Pengukuhan dan Launching Produk Kelompok UMKM Ampel Apik" di Balai Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jum'at (21/01/2022).

Hadir dalam kegiatan, Kepala Desa (Kades) Ngampel Purwanto, Forkopimca Kapas, Ketua BPC PHRI Mokh. Subekhi, Anggota DPRD Komisi B, Sally Atyasasmi dan Sudiono, Perwakilan LMI Choirul Anas, Field Manager Pertamina EP Zona 11 Sukowati Field Totok Parafianto, serta seluruh anggota Kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Ampel Apik.

Baca Lainnya :

    Dalam sambutannya, Kades Ngampel Purwanto mengaku, mendukung penuh Corporate Social Responsibility (CSR) atau Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dari Pertamina EP Sukowati Field dalam memajukan UMKM di Desa Ngampel. Demi meningkatkan kesejahteraan dan mengembangkan potensi warga Desa Ngampel.

    Kades Purwanto juga mengapresiasi Lestari Muda Indonesia yang digandeng Pertamina EP Sukowati menjadi mitra pendamping Kelompok UMKM Ampel Apik, yang telah membina para pelaku UMKM Ngampel ke arah pemanfaatan kemajuan teknologi dalam bisnis di era digital.

    Baca Lainnya :

      "Ini sesuai dengan Semboyan Desa Ngampel 'APIK', yaitu Aman, Produktif, Inovatif, dan Kreatif," kata mantan awak kapal selam KRI Nanggala.

      Sementara itu, Field Manager (FM) Pertamina Zona 11 Sukowati Field, Totok Parafianto mengatakan, sempat mereview beberapa produk hasil binaan mitra pendamping dari Pertamina EP Sukowati. Lantaran ia mengaku sebagai penyuka snack atau cemilan.

      Totok menyempatkan diri untuk mencoba satu persatu produk yang dikukukan. Produk pertama yang disuka adalah keripik pisang. Selain karena yang digunakan jenis pisang kepok, kebetulan sejak ia kecil, neneknya suka membuat keripik pisang yang ada gulanya. Sebagaimana produk Banana Crunch yang dinilai punya gula yang terkaramelisasi dengan baik.

      Produk UMKM Ampel kedua yang difavoritkan oleh Totok ialah keripik tempe. Bumbu dan kerenyahan tempe dinilai enak dan tepat. Disusul kemudian produk keripik usus. Berkenaan hal itu, Totok menyarankan agar ada standarisasi produk.

      "Standarisasi produk perlu agar kualitasnya seragam," ujarnya menyarankan.

      Dalam membantu pemasaran produk UMKM Ngampel, Totok menyetujui usulan produk cemilan dipasarkan di smoking area Pertamina EP Sukowati. Dimana idenya adalah semacam kantin kejujuran.

      "Kami sebetulnya agak terkejut, karena kami pikir masih lama launcing produk ini. Ternyata cukup cepat, karena cuma beberapa bulan saja sudah bisa meluncurkan produk," ucapnya.

      Pengukuhan Produk dan Peluncuran Produk UMKM Ampel Apik ditandai secara simbolis dengan pengguntingan pita penutup tirai produk. Dilanjutkan dengan penandantanganan Nota Kesepahaman Bersama.

      Piagam Nota Kesepahaman itu ditandatangani oleh Kelompok UMKM Ampel Apik, Erna Susanti, bersama dengan Kades Ngampel, Purwanto, FM Pertamina EP Sukowati, Totok Parafianto, dan Lestari Muda Indonesia, Choirul Anas.(fin) 


Show more