Pertamina Hulu Rokan Gandeng PPSDM Migas Pelihara Kompetensi Supervisor Perawatan Mekanik

Kamis, 25 November 2021, Dibaca : 150 x Editor : nugroho

ist/ppsdm migas
TINGKATKAN KOMPETENSI : Pertamina Hulu Rokan gandeng PPSDM Migas adakan pelatihan Supervisor Perawatan Mekanik.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) bekerja sama dengan PT Pertamina Hulu Rokan menyelenggarakan pelatihan Supervisor Perawatan Mekanik yang diikuti oleh pekerjanya. Pelatihan tersebut diselenggarakan selama dua hari, Selasa (23-24/2021).

Sonden Winarto, salah satu pengajar sekaligus pemimpin pelatihan tersebut mengatakan bahwa tujuan dari pelatihan untuk memelihara pengetahuan para supervisor tentang perawatan mekanik rotating maupun Statik.

Baca Lainnya :

    “Setelah mengikuti pelatihan ini, kami berharap peserta mampu memahami  teori praktis kepada peserta diklat tentang keselamatan kerja di industri migas, peralatan/tool, peralatan bantu angkat beban dan rotating equipment, di karenakan PPSDM Migas memiliki fasilitator atau pengajar dan Asesor yang tersertifikasi kompetensi sesuai dengan bidang Perawatan Mekanik. Disamping itu LSP PPSDM Migas memiliki standar tinggi dengan yang tersertifikasi KAN dan BNSP sekaligus, sehingga di akui Nasional maupun Internasional," tutur Sonden ketika dihubungi melalui pesan singkat pada Rabu (24/11/2021).

    Sonden menambahkan setelah mengikuti pelatihan tersebut, peserta juga akan mengikuti ujian sertfikasi Supervisor Perawatan Mekanik.

    Baca Lainnya :

      Selama dua hari mengikuti pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi berupa Maintenance Rotating Equipment, Maintenance Static Equipment, K3, Peralatan Bantu Angkat Beban, Tools serta Engine, Turbine, Pompa, Compressor.

      Herman Ismanto, salah satu peserta pelatihan mengungkapkan selama mengikuti pelatihan banyak sekali pengalaman yang didapatkan dan sangat menunjang pekerjaannya di lapangan.

      “Ilmu yang saya dapatkan mengenai manajemen perawatan, optimalisasi waktu dan biaya yang tepat untuk melakukan perawatan, manajemen penyediaan spare part, dan potensi2 kegagalan pada peralatan mekanik baik itu rotating equipment maupun static equipment dan materi tersebut adalah pengalaman baru yang saya dapatkan setelah mengikuti pelatihan tersebut," tutup Herman.(adv/suko)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more