Pesanan Kaligrafi Asmaul Husna Meningkat 200 Persen

Minggu, 02 Mei 2021, Dibaca : 265 x Editor : samian

Arifin Jauhari
KREATIF : Sutrisno sedang saat melakukan aktivitas membuat kaligrafi berbahan kayu jati.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Sejak awal bulan ramadhan hingga mendekati lebaran kali ini, pesanan ukiran kaligrafi dari bahan kayu jati di Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami peningkatan pesanan hingga dua ratus persen di banding bulan sebelumnya. Khususnya ukiran bertema Asma'ul Husna.

Salah satu perajin kaligrafi, Sutrisno mengatakan, dalam catatannya sudah ada lebih dari sepuluh pesanan ukiran kaligrafi tema Asma'ul Husna, mulai ukuran mini hingga ekstra besar dan puluhan pesanan kaligrafi berbagai tema lainnya sepanjang ramadhan tahun ini.

Baca Lainnya :

    "Bulan puasa ini pesanan meningkat 200 persen dari biasanya," ujar Sutrisno kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (01/05/2021) kemarin.

    Pria usia 47 tahun itu menyebutkan, para pemesan banyak dari kalangan pejabat, mulai dari pejabat di Bojonegoro, Surabaya, Bandung, Medan, sampai pejabat yang ada di Jakarta. Sedang harga yang dipatok bervariasi mulai dari Rp 7,5 juta hingga Rp 60 juta, tergantung pada tingkat kesulitan pengerjaannya.

    Baca Lainnya :

      "Pembuatan seni kaligrafi ini tidak mudah. Dibutuhkan ketrampilan, ketelatenan dan keuletan untuk mengerjakannya," tutur pria pemilik usaha ukir kayu jati di Desa Campurejo.

      Dibantu delapan belas orang pekerja, Sutrisno mengaku, sanggup menyelesaikan pesanan dalam waktu tiga minggu. Namun untuk jenis pesanan dengan tingkat kerumitan tinggi pengerjaannya dibutuhkan waktu lebih lama, yaitu bisa sampai enam bulan.

      "Bahan bakunya kita mengunakan kayu jati," katanya.

      Sutrisno tak pernah menduga, usaha yang dirintisnya sejak 2002 dan hanya dibantu tiga pekerja, kini berkembang pesat. Berawal ikut orang hingga mahir untuk membuat sendiri, sekarang Sutrisno bisa memperkerjakan delapan belas orang untuk usahanya.

      "Alhamdulillah, omset dari usaha ini sekarang bisa sampai ratusan juta rupiah," pungkasnya.(fin)

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more