Petani Sukowati Gelar Wiwitan, Tradisi Ungkap Rasa Syukur Jelang Panen Padi

Senin, 21 Juni 2021, Dibaca : 506 x Editor : nugroho

Joko Kuncoro
JAGA KEARIFAN LOKAL : Petani Sukowati gelar wiwitan jelang panen padi sebagai bentuk syukur.


SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Warga Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar tradisi wiwitan menjelang panen raya padi. Tradisi wiwitan ini sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan dan sebagai upaya menjaga kearifan lokal di desa.

"Tradisi wiwitan merupakan ritual tradisional Jawa sebagai wujud terima kasih dan rasa syukur  atas hasil yang ditanam," kata Sunarno Kasi Kesejakhteraan Desa Sukowati, Senin (21/6/2021).

Baca Lainnya :

    Dia mengatakan, wiwit itu artinya mengawali. Jadi tradisi wiwitan ini untuk mengawali panen padi. Tradisi wiwitan biasanya dilakukan secara sendiri-sendiri oleh para petani, namun kini dilakukan bersama-sama.

    Hal tersebut karena untuk melestarikan adat istiadat dan kearifan lokal di desa yang mulai hilang. Sebab, kata dia, wiwitan ini merupakan tradisi turun-temurun karena itu harus dijaga kelestariannya.

    Baca Lainnya :

      "Ada dua kelompok tani yang mengikuti tradisi wiwitan ini. Mereka membawa jajan pasar, nasi berkat dan tumpeng menuju area persawahan," ungkapnya.

      Dia menjelaskan, selama prosesi wiwitan berlangsung dilakukan pemotongan tumpeng dan pembagian berkat serta pembacaan doa agar hasil panen melimpah. Wiwitan ini, kata Sunarno, melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat juga warga petani.

      "Warga Desa Sukowati sepanjang tahun mendapat karunia panen melimpah dari lahan pertanian yang luasnya total 120 hektare lebih," katanya.

      Dia menambahkan, dengan adanya tradisi wiwitan ini semoga Tuhan menganugerahkan hasil alam kepada manusia yang melimpah.

      Sementara itu Camat Kapas, Agus S Hardiyanto menuturkan, tanaman padi di Desa Sukowati sangat bagus semoga di panen nanti hasilnya bisa melimpah. Dan dengan tradisi wiwitan ini bisa menjadi rasa syukur atas hasil dari bumi.

      "Akan tetapi kalau sudah panen jangan lupa tetap sebagai masyarakat harus taat membayar pajak PBB," ungkapnya.(jk)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more