PI Alas Dara Kemuning Dikelola BPE

Jum'at, 27 November 2020, Dibaca : 441 x Editor : nugroho

dok/sbu
Sumur NGU-1X di Lapangan ADK yang dikelola Pertamina EP Cepu ADK saat dilakukan re-entry.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Kabupaten Blora Jawa Tengah, mendapatkan hak kelola penyertaan modal (Participating Interest/PI) Blok Alas Dara Kemuning, yang dioperatori oleh Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK).

Kepastian itu diperoleh dari undangan yang diterima Pemkan Blora dari Pemprov Jawa Tengah. Di dalam surat tersebut tertulis, Pembahasan dan penandatanganan kesepakatan penunjukan penerima Participating Interest 10% Wilayah Kerja Alas Dara Kemuning pada, Jumat (27/11/2020).

Baca Lainnya :

    Kepala Subbagian Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekda Blora,Tulus Prasetya mengatakan, dengan adanya surat dari pemerintah provinsi itu maka pemkab Blora tinggal melakukan pengelolaan.

    Menurutnya, pengelolaan PI tersebut akan dilaksanakan oleh BUMD PT Blora Patra Energi (BPE). 

    Baca Lainnya :

      "Artinya setelah ini BPE akan membentuk anak perusahaan baru yang khusus mengelola PI. Anak perusahaan ini akan mirip seperti PT. Blora Patra Hulu," jelasnya.

      Setelah anak perusahaan terbentuk akan membahas kerja sama serta nota kesepakatan. 

      "Blora dapat sekian, dan provinsi sekian," jelasnya.

      Dikonfirmasi terpisah, Plt Dirut BPE, Awan Pradiksa, membenarkan terkait rencana pengelolaan PI Blok ADK.

      "Akan tetapi kami masih menunggu dan belum ada penawaran PI dari operator Blok ADK," ungkapnya.

      Sementara itu, Humas SKK Migas Jabanusa, Doni Ariyanto, menyampaikan, proses penawaran PI 10% Blok Alas Dara Kemuning mengacu Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran PI 10% pada Wilayah Kerja Migas.

      "Setelah Permen  37 terbit di tahun 2016, proses alih PI 10% tunduk pada itu," kata dia.

      Pengelolaannya sendiri, kata dia, tergantung dari pihak Provinsi Jawa Tengah. 

      "Bagaimana dan BUMD mana yang akan dipilih," jelas Doni.

      Humas PEPC ADK, Gayatri, enggan berkomentar terkait PI ini. Saat diatanya soal nilai investasi di Blok Alas Dara Kemuning, tidak dijawab. Pesan WhatsApp yang dikirim wartawan, tidak ada balasan.(ams) 



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more