PKL Bojonegoro Tak Mau Direlokasi

Kamis, 30 April 2015, Dibaca : 1202 x Editor : nugroho

ririn wedia
HEARING : PKL sekitar Alun-alun Bojonegoro melakukan hearing dengan DPR setempat untuk meminta agar tak direlokasi.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro -  Rencana Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DKP) Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di seputar Alun-alun setempat, Kamis (30/04/2015), gagal.  Pasalnya, para bunga trotoar itu berkumpul di kantor DPRD setempat untuk melakukan negosiasi, dan meminta dukungan kepada wakil rakyat agar tak direlokasi.

Menurut Kepala DKP Bojonegoro, Nurul Azizah, relokasi ini dilakukan karena ada beberapa keluhan dari perkantoran yang ada di seputar wilayah pusat kota. Di antaranya, Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kantor Bakorwil, Masjid Agung dan RS Aisyah.

Baca Lainnya :

    Surat keluhan yang diterima DKP itu di antaranya, kata Nurul, berisi keberadaan PKL mengganggu keindahan kantor, selain itu juga menutupi plang nama beberapa instansi tersebut. "Selain itu mereka juga mengeluhkan parkir pengunjung yang ada di warung," terangnya di depan ratusan PKL.

    Senada juga disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bojonegoro, Arwan. Dia mengatakan, penertiban PKL itu juga sesuai dengan amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2006 serta berdasar dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 14 Tahun 2008 tentang petunjuk teknis penertiban, pengaturan tempat usaha dan pembinaan pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Bojonegoro. 

    Baca Lainnya :

      Relokasi PKL itu dialihkan ke Jalan Hasyim Ashari, sebelah barat kantor Satlantas Polres, Jalan AKBP M Soeroko, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Kartini. "Di sekitar alun-alun memang tidak boleh ada PKL. Satpol juga berupaya tempat baru ini memiliki prospek," tegasnya.

      Namun sejumlah PKL yang biasa berjualan di sekitar alun-alun menolak untuk dilakukan relokasi. Alasannya, surat diberikan baru diterima Senin lalu.  "Sebelumnya juga tidak ada pemberitahuan," ujar salah salah seorang PKL, Sunarto.(rien)


Show more