Poin Reward Strategi Bulog Kanca Bojonegoro Kuatkan Komersial di Masa Pandemi

Selasa, 20 April 2021, Dibaca : 575 x Editor : mugito2

Arifin Jauhari
SOLUSI : Karyawan Perum Bulog saat melakukan pendistribusian produk pangan ke Rumah Pangan Kita.


Setahun lebih pandemi COVID-19 belum ada tanda berakhir. Dampaknya cukup serius dirasakan masyarakat. Aktivitas terganggu, dan kondisi perekonomianpun menjadi lemah. Hal ini menuntun Perum Bulog ikut andil membantu Pemerintah meringankan beban masyarakat, dengan meluncurkan program Poin Reward RPK sebagai strategi kuatkan komersial di masa pandemi.

DAMPAK pandemi COVID-19 menjadikan tingkat kemiskinan masyarakat semakin bertambah. Membuat Perum Bulog mendapat tantangan untuk dipecahkan. Tantangan ini menjadikan Perum Bulog serius memutar otak dalam ikut melakukan penanganan agar perusahaan tidak rugi dan masyarakat terdampak ringan.

Mengingat, peran Bulog tak hanya sebagai pengaman ketahanan pangan Nasional saja, namun juga harus mampu mendapatkan keuntungan sebagai Perusahaan Komersial.

Baca Lainnya :

    Terutama pada Bulan Ramadhan saat ini, dimana harga kebutuhan bahan pokok cenderung naik. Sementara daya beli masyarakat menurun akibat terdampak pandemi. Kendati, tak membuat Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) patah arang menghadapi tantangan ini. Justru akan semakin diperlihatkan dalam membantu Pemerintah untuk mencari solusi agar dampak yang dirasakan masyarakat terkurangi.

    Guna menguatkan segi komersial perusahaan, Cabang Perum Bulog di Jawa Timur, yakni Kantor Cabang (Kanca) Bojonegoro, meluncurkan program Poin Reward Rumah Pangan Kita (RPK). Program ini telah dilaunching sejak 25 Januari 2021 dan akan berakhir pada 25 April 2021.

    Baca Lainnya :

      "Tujuannya agar Sahabat RPK semakin loyal kepada Bulog. Dengan begitu, kami berharap bisa meningkatkan omzet penjualan," kata Wakil Pimpinan Kantor Cabang (Wapimca) Bulog Bojonegoro, Hendra Kurniawan, dalam membuka cerita kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (19/04/2021).

      Mekanisme program point reward, RPK akan mendapatkan poin setiap transaksi belanja minimal Rp 1 juta. Maka RPK mendapatkan 10 poin. Sedangkan untuk kelipatan per Rp 100.000, RPK mendapatkan 1 poin. Sementara hadiah tidak diundi, namun berdasarkan pengumpul poin terbanyak.

      "Akan ada 13 pengumpul poin terbanyak yang nanti mendapat hadiah. Disiapkan bermacam hadiah menarik, mulai emas murni 24 karat, Rice Cooker, dan hadiah menarik lainnya," jelas Hendra.

      Rumah Pangan Kita, sebagai sasaran program point reward adalah oultet kecil milik masyarakat yang dibina untuk pemasaran produk Bulog. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah dan lebih dekat dalam mengakses produk pangan pokok.

      Produk pangan pokok yang tersedia di RPK, semuanya memiliki branding "KITA". Yakni beras premium "Beras Kita", minyak goreng "Minyak Goreng Kita", tepung terigu "Terigu Kita", dan gula pasir dengan brand "Manis Kita,".

      "Harga tentunya terjangkau masyarakat, karena sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) yang diatur oleh Pemerintah. Sedang RPK juga mendapat cukup margin untuk usahanya," tandas pria usia 36 tahun.

      Sementara dalam perkembangannya, jumlah RPK dalam tiga kabupaten di wilayah Perum Bulog Kanca Bojonegoro saat ini total 970 outlet. Rinciannya, di Kabupaten Bojonegoro terdapat 290 outlet, Kabupaten Tuban 244 outlet, dan di Kabupaten Lamongan sebanyak 436 outlet.

      "Alhamdulillah program point reward berdampak pada kenaikan realisasi penjualan. Sekedar contoh data per tanggal 16 April 2021 kemarin, seksi komersial membukukan Rp 282,3 miliar untuk penjualan ke RPK," tandasnya.

      Pria ramah ini berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan Perum Bulog dapat membantu mengurangi beban warga masyarakat dimasa pandemi COVID-19 yang masih belum berakhir ini.

      "Mudah-mudahan program program yang diluncurkan Perum Bulog ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di masa pandemi," imbuhnya.

      Terpisah, pemilik outlet RPK Fajar Lestari di Dusun Bungkal, Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, H. Abdul Munif menilai, bahwa peluncuran program RPK sebagai strategi pemasaran produk Bulog tentu sangat bermanfaat. Apalagi ditambah ada program point reward.

      "Program ini sangat bagus, karena harganya stabil. Khususnya awal ramadhan kemarin terdapat beberapa bahan pangan pokok harganya ada lonjakan. Produk pangan yang dari Bulog harganya tetap stabil. Keuntungan yang kami terima boleh dikata juga sangat bagus," kata Munif, demikian ia akrab disapa.

      Munif mengaku, rutin berbelanja tiga produk Bulog untuk mengisi RPK miliknya. Yaitu gula pasir, beras premium dan minyak goreng. Rata-rata setiap bulannya sekira Rp 5 juta ia belanjakan produk Bulog. Menurutnya, produk Bulog di desanya laku keras, karena harganya terjangkau, dan kualitasnyapun bagus.

      "Kami berterima kasih ada program point reward yang menyediakan hadiah. Kendati, kami juga punya pesan kepada Bulog, jangan sampai telat persediaan. Saat barang sedang dibutuhkan, stok justru kosong. Jangan sampai hal ini terjadi. Intinya program dari Bulog ini sangat bermanfaat dimasa pandemi ini," tandasnya.(Arifin Jauhari)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more