Polisi Diminta Tangkap Penambang Ilegal

Selasa, 14 Oktober 2014, Dibaca : 755 x Editor : nugroho

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta Kepolisian Resort (Polres) setempat menindak tegas pelaku penambang galian C ilegal. Karena kegiatan tersebut melanggar Undang-undang No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kepala BLH Bojonegoro, Tedjo Sukmono, mengatakan, ada lima penambang ilegal yang saat ini masih beroperasi. Yakni tambang milik Lilik Sugianto, berlokasi di Desa Tebon Kecamatan Padangan, Cecep berlokasi di Dusun Sugih, Desa Malo, Kecamatan Malo, Prayit berlokasi di Desa Ketileng, Kecamatan Malo, Munaji,Ketua Kelompok Penambang di Desa Ketileng Kecamatan Malo, dan Fatkur di Dusun Sugih, Kecamatan Malo.

Baca Lainnya :

    "Tangkap dan proses secara hukum lima pelaku itu. Karena selain tidak memiliki ijin yang sah dari instansi terkait, juga merusak lingkungan yang dapat merugikan semua pihak," tegas Tedjo.

    Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kusbianto, menyatakan, tidak memiliki wewenang dalam ranah pidana atau perdata dalam masalah ini. Sehingga mendorong bagi para pengusaha tambang galian c yang masih beroperasi agar memberikan kontribusi yang baik terutama PAD.

    Baca Lainnya :

      “Selama ini kegiatan galian c sudah berlangsung, karena memang sebatas IPR yang dimiliki meskipun sebagian lagi sama sekali tidak mengantongi ijin. Sebenarnya kami bisa melakukan tindakan bagi penambang  meski mengantongi IPR, karena tidak boleh menggunakan alat mekanik, tapi kalau ditindak ya semuanya akan habis para penambang itu,” sambung Kusbiyanto, menerangkan.

      “Para penambang yang melanggar UU no 32 tahun 2009 dendanya Rp 10 Miliar,” imbuhnya.

      Kusbiyanto berharap, ada singkronisasi antara kepentingan penambang, kepentingan pemerintah daerah, dan kepentingan penegak hukum. Sehingga dapat sebisa muingkin meminimalisir terjadinya gesekan dengan semua pihak.(rien)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more