Polres Bojonegoro Akan Perketat Pengamanan Pilkades di Kawasan Migas

Jum'at, 10 Januari 2020, Dibaca : 428 x Editor : nugroho

dok/sbu
Kapolres Bojonegoro, AKBP Budi Hendrawan.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Kepolisian Resor Bojonegoro, Jawa Timur, memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di wilayah objek vital nasional. Korps Bhayangkari itu akan menambah jumlah personil untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi.

"Untuk desa-desa di kawasan Objek Vital Nasional atau industri migas kita akan tambah masing-masing 10 orang," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Budi Hendrawan, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (8/1/2020) lalu.

Baca Lainnya :

    Sejumlah wilayah obvitnas yang akan menyelenggarakan pilkades pada 19 Februari 2020 mendatang adalah Kecamatan Gayam. Di wilayah ini terdapat Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, yang dikelola ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

    Kecamatan Ngasem, Tambakrejo dan Purwosari. Wilayah tersebut merupakan area proyek Unitisasi Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB), yang dioperatori Pertamina EP Cepu. Kecamatan Kedewan, wilayah Sumur Minyak Tua yang merupakan wilayah kerja pertambangan (WKP) Pertamina EP Aset 4 Field Cepu.

    Baca Lainnya :

      Kemudian, Kecamatan Bojonegoro, dan Kapas. Wilayah tersebut merupakan area Lapangan Minyak Sukowati dengan operator Pertamina EP Aset 4 Field Sukowati.

      "Pengamanannya ya seperti biasa, meski ada tambahan personil,” tegasnya.

      Kapolres berharap dengan penambahan personil ini dapat menjaga kondunsifitas kawasan industri migas selama Pilkades berlangsung. 

      Sementara untuk pengamanan Pilkades serentak yang diikuti 233 desa di 28 Kecamatan ini, Polres Bojonegoro akan disiagakan 1.890 personel.

      “Kita akan tambah personel di titik-titik tertentu. Untuk titik-titik rawan bencana akan ditambah 1 pleton atau 30 orang,” tandasnya. 

      Kapolres mengaku telah memetakan tingkat kerawanan pilkades. Ada 5 kategori diantaranya kurang rawan, rawan ringan, rawan sedang, rawan berat, dan sangat rawan. 

      "Termasuk rawan bencana alam seperti banjir, itu yang harus kita antisipasi," pungkasnya. (rien)

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more