Poltana Mapena Lakukan Konsultasi Publik Masalah Peternakan

Selasa, 11 Februari 2020, Dibaca : 220 x Editor : rozaqy

Ist/poltana mapena
Konsultasi Publik terkait Program Peningkatan Kapasitas Peternakan Masyarakat


SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy 

Tuban - Politeknik Pertanian dan Peternakan (Poltana) Mapena mengadakan Konsultasi Publik terkait Program Peningkatan Kapasitas Peternakan Masyarakat Kabupaten Tuban.Kamis (06/2/2020). Kegiatan ini didukung ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang ditelah disetujui SKK Migas.

Direktur Poltana Mapena, Ali Saifudin menyampaikan Poltana Mapena  selaku institusi pendidikan tinggi yang memiliki keilmuan di bidang pertanian, peternakan dan agribisnis berkomitmen untuk berkontribusi dalam masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pengabdian masyarakat agar keberadaan kampus bisa dirasakan kebermanfaatannya bagi sekitar.  

Baca Lainnya :

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak EMCL yang telah memberikan kesempatan untuk bekerjasama malakukan program peningkatan kapasitas peternakan masyarakat di Tuban," ujar Solikin dalam sambutannya di balai Desa Jamprong Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban.  

    Dia menjelaskan, program tahun ini akan dilakukan di desa Jamprong, khususnya masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tani Luhur sebagai calon penerima manfaat program. Pelaksanaan program ini tentunya, lanjut dia, membutuhkan kerjasama dan sinergi dari berbagai pihak. 

    Baca Lainnya :

      "Kami mohon izin kepada pihak-pihak terkait khusunya pemerintah desa, kecamatan dan perhutani untuk melakukan kegiatan pendampingan selama beberapa bulan ke depan” ujar Ali Saifudin dalam keterangan tertulisnya.

      Perwakilan EMCL, Rifqi Romadhon  menjelaskan selaku operator Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu EMCL berkomitmen agar masyarakat dapat menerima manfaat dengan adanya kegiatan produksi migas tersebut. Salah satunya yaitu melalui program pengembangan masyarakat (PPM) yang juga telah disetujui oleh SKK Migas. 

      "PPM EMCL berfokus pada 3 pilar. Pendidikan, kesehatan dan pengembangan ekonomi.Salah satunya adalah peternakan,"jelas Rifky.

      Camat Kenduruan, Joko Purnomo  dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada EMCL dan Poltana Mapena atas kesempatan yang diberikan LMDH Tani Luhur mendapat bantuan program peternakan. 

      “Saya sangat senang dan mendukung program ini. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi anggota LMDH Tani Luhur. Semoga dengan berternak tidak hanya dijadikan sebagai sambilan” ucap Joko Purnomo 

      Wakil Ketua Adm KPH Jatirogo, Heru Restyo Wiharto menambahkan pihaknya siap dan terbuka untuk berkolaborasi mengembangkan pertanian dan peternakan di lahan Perhutani yang selama ini sudah banyak digagas.  Seperti agroforestry dan agrosilvopastoral.

      Pada kesempatan yang sama, Manager Program Poltana Mapena, Awaludin Ridwan menjelaskan, salah satu tujuan kegiatan ini antara lain agar terpenuhinya pakan ternak ruminansia (sapi, kambing, domba) yang berkualitas, berkesinambungan dan terjangkau.

      "Karena berbicara usaha budidaya ternak, 70-80% biaya produksi adalah di pakan,"terangnya.

      Kegiatan tersebut turut dihadiri tim yang terdiri dari Asper BKPH Bangilan, Sinder, Polisi Hutan dan Pendamping Perhutanan Sosial, Perangkat dan Babinsa Desa Jamprong; Perwakilan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban serta anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tani Luhur selaku calon penerima manfaat program. (Roz).


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more