PPSDM Migas Buka Pelatihan Operation dan Maintenance PT SERD

Rabu, 18 November 2020, Dibaca : 183 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
TINGKATKAN SDM : Peserta pelatihan Operation dan Maintenance PT SERD saat ikuti pembukaan di PPSDM Migas Cepu.


SuaraBanyuurip.com -  Ahmad Sampurno

Blora - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) membuka pelatihan Operation and Maintenance yang bekerja sama dengan PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD).

Tujuan pelatihan ini agar peserta mampu memahami tentang dasar K3, pengoperasian dan perawatan peralatan mekanik, peralatan listrik, peralatan instrumen sehingga nantinya peserta pelatihan lebih memahami peralatan yang dimiliki oleh Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi PT SERD. 

Baca Lainnya :

    Pelatihan dimulai dari tanggal (16/11/2020) sampai dengan (18/11/2020). Dengan alokasi  331 jam pelajaran dengan cakupan 220 jam teori dan 121 jam praktik.

    Pada pembukaan pelatihan kerja saa antara PPSDM Migas dan PT SERD pada Senin (16/11/2020) lalu, dihadiri oleh Kepala PPSDM Migas, Wakhid Hasyim, Plant Manager PT SERD, Miguelito Abrasaldo dan Senior Manager Human Resource PT SERD, Hardinald Aslam.

    Baca Lainnya :

      Senior Manager Human Resource PT. SERD, Hardinald Aslam menyampaikan, pelatihan ini merupakan kelanjutan kerja sama antara PT Supreme Energy dengan PPSDM Migas yang pernah dilakukan pada tahun 2018 dengan PT Supreme Energy Muara Laboh.

      Hardinald Aslam mengucapkan terima kasih kepada PPSDM Migas yang telah bersedia menerima untuk melakukan pelatihan secara tatap muka dengan kondisi yang sangat terbatas saat ini. Namun kondisi saat ini harus disikapi dengan bijaksana dan harus dihadapi dengan positif dengan tetap menerpakan protokol kesehatan yang ketat. 

      "Pelatihan ini ditujukan untuk menambah dan mengembangkan skill para calon operator dan teknisi dari PT SERD," ungkapnnya.

      Kepala PPSDM Migas, Wakhid Hasyim menjelaskan, bahwa PPSDM Migas merupakan instansi pemerintah yang berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Tidak hanya melayani namun memberikan nilai lebih. 

      "Yang berarti kepada masyarakat baik itu pelatihan dan sertifikasi serta layanan - layanan lainnya," ujar Wakhid.  

      Ditambahkan, keberanian PPSDM Migas melakukan pelatihan secara offline karena telah menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Juga karena kebutuhan untuk dapat membekali peserta berupa keahlian dan ketrampilan yang harus didapatkan melalui kegiatan praktek di lapangan.(Adv/ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more