PPSDM Migas Cepu Sosialisasikan Pencegahan Virus Corona

Sabtu, 07 Maret 2020, Dibaca : 1498 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
SOSIALISASI : Karyawan PPSDM Migas Cepu saat mengikuti sosialisasi pencegahan virus corona.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Selama dua bulan terakhir ini dunia digoncangkan oleh munculnya virus corona. Virus yang pertama kali muncul di Wuhan China pada 7 Januari 2020 itu dapat menyebabkan infeksi pada manusia dan dapat ditularkan antar manusia. 

Virus corona segolongan dengan virus SARS dan MERS. Penyebarannya cukup cepat dan masif. Memiliki indikasi infeksi napas dengan gejala klinis yang bervariasi (ringan hingga berat hingga berujung kepada kematian). 

Baca Lainnya :

    Fenomena itulah yang melatarbelakangi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengadakan sosialisasi pencegahan virus corona, di Aula Lantai III gedung setempat, Jumat (6/3/2020) kemarin.

    Sebab sebagai salah satu lembaga pelatihan dan sertifikasi di bawah naungan Kementerian ESDM, PPSDM Migas Cepu didatangi ribuan warga luar negeri disamping penduduk dalam negeri. 

    Baca Lainnya :

      Hadir pada kesempatan itu, seluruh pegawai di lingkungan PPSDM Migas. Sosialisasi diawali dengan praktek cara mencuci tangan yang baik dan benar. Karena salah satu penyebab menyebarnya virus ini adalah dari tangan manusia. Mereka dipandu oleh drg. Sri Handayani. 

      Kepala Bidang Penyelanggaraan dan Sarana Prasarana Pengembangan SDM PPSDM Migas Cepu, Sulistyono berharap, setelah sosialisasi ini pegawai lebih paham mengenai virus ini dan tidak termakan hoax. 

      “Pegawai PPSDM Migas diharapkan tidak panik dan tetap waspada, menghadapi virus ini. Karena ketika kita mendapat informasi yang tepat dari WHO maka kita tidak akan mudah termakan isu-isu yang membuat khawatir,” imbuhnya.

      Sosialisasi pencegahan virus corona juga menghadirkan narasumber dari RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, dr. Pandu Herpri Sasongko, SpPD. Dia menjelaskan, menghadapi virus ini seharusnya tidak boleh panik dan stress. Karena dalam keadaan stress maka daya tahan tubuh akan melemah. Sementara virus ini pada dasarnya hanya menyerang pada orang – orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah. 

      Pandu menambahkan, PPSDM Migas sebagai lembaga diklat dan sertifikasi yang didatangi oleh masyarakat. Baik dari luar Cepu, bahkan dari luar Indonesia, maka menejemen harus bekerjasama dengan instansi kesehatan yang ditunjuk pemerintah menangani virus corona ini. 

      "Salah satunya untuk mendapatkan informasi tentang tata cara penerimaan warga negara asing, terkait menyebarnya virus corona yang sangat cepat," tambah Pandu.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more