PPSDM Migas Dukung Proyek Strategis Nasional NGRR Tuban

Kamis, 18 Maret 2021, Dibaca : 575 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
TINGKATKAN SDM : Pemuda Tuban saat mengikuti pembukaan pelatihan sertifikasi di PPSD Migas untuk mendukung proyek NGGR.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Proyek pembangunan New Grass Root Refinery (NGRR) Tuban yang berlokasi di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merupakan salah satu proyek strategis nasional  (PSN) yang diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo kepada PT Pertamina (Persero).

Pertamina bekerja sama dengan perusahaan minyak dan gas dari Rusia, Rosneft. Komposisi sahamnya, 55 persen milik Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia. Sedangkan Rosneft sendiri memiliki 45 persen saham.

Baca Lainnya :

    Proyek pembangunan kilang ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan minyak sebesar 300.000 barel per hari. Diitargetkan kilang minyak mulai beroperasi pada tahun 2026.

    Untuk mendukung itu, Pemerintah Kabupaten Tuban berusaha keras agar proyek ini mampu menyerap tenaga kerja lokal terutama ketika proses konstruksi berlangsung. Begitu juga ketika perusahaan telah beroperasi juga mampu menyerap tenaga lokal pada pekerjaan sektor non skill hingga middle skill. 

    Baca Lainnya :

      Seperti yang diungkapkan Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, dalam keterangan tertulis yang diterima suarabanyuurip.com pada bulan Maret 2021 ini, Pemkab Tuban bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas menyelenggarakan pelatihan kepada 50 orang pemuda dari bumi wali untuk lebih berkompeten di bidang keselamatan kerja dan operasi pesawat angkat.   

      Terdiri dari 30 peserta untuk pelatihan Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dibagi menjadi 2 kelas. Masing-masing kelas 15 peserta. Sementara untuk pelatihan Operator Pesawat Angkat Unit Forklift diikuti sebanyak 20 peserta.

      Salah satu peserta pelatihan Operator K3, Alifah, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Tuban dan juga PPSDM Migas karena telah diberi kesempatan untuk dapat menimba ilmu di PPSDM Migas.

      “Besar harapan kami, para pemuda dari Tuban untuk dapat berperan serta aktif dalam pembangunan proyek kilang yang berada di Tuban sehingga kami bisa mengembangkan skill dan kompetensi kami di sektor migas," ungkap Alifah.

      Dengan adanya pelatihan di sektor industri migas ini, Pemkab Tuban berharap dapat mendukung upaya tenaga kerja baru, khususnya bagi para pemuda untuk mempersiapkan diri dan meningkatkan kompetensinya.

      Sementara itu, Sub Koordinator Penyelenggaraan Pengembangan SDM PPSDM Migas, Suntoro,  menambahkan, program pelatihan operator K3 dan operator pesawat angkat unit forklift dilaksanakan dari tanggal 15 Maret sampai dengan 2 April 2021. Dilanjutkan ujian sertifikasi tanggal 5 sampai dengan 7 April 2021.

      Jumlah total kurilulum pelatihan operator keselamatan dan kesehatan kerja dan operator pesawat angkat unit forklift dilaksanakan dengan durasi 123 Jam Pelajaran terdiri dari 50 Jam Pelajaran Teori dan 73 Jam Pelajaran Praktik. 

      "Kami yakin para peserta dapat mempunyai bekal yang banyak tentang dunia kerja sektor migas. Khususnya K3 dan forklift.  Sehingga dapat menjadi bekal setelah lulus dari PPSDM Migas," ujar Suntoro. (Adv/ams) 



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more