PPSDM Migas Tingkatkan Kemampuan Pegawainya Melalui Pelatihan K3

Selasa, 14 September 2021, Dibaca : 285 x Editor : nugroho

ppsdm migas
TINGKATKAN KEMAMPUAN : Pegawai PPSDM Migas saat mengikuti pelatihan dan sertifikasi K3.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menyelenggarakan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diikuti oleh pegawainya. Pelatihan internal ini diselenggarakan selama 2 hari, yakni mulai hari Minggu sampai Senin (12-13/9/2021).

Selama mengikuti pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi berupa Dasar K3, Chemistry of Fire and Fire Fighting Technique, Instrument Safety, Peraturan K3, Alat Pelindung Diri (APD) dan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), APAR, Hose Connection.

Baca Lainnya :

    Salah satu pengajar pelatihan, Parnoto menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan tersebut adalah memberi bekal pengetahuan kepada peserta pelatihan tentang teori dan praktik K3. Sehingga peserta mampu memahami peraturan dan perundang-undangan K3 yang berlaku, dasar - dasar K3, jenis alat pelindung diri dan cara-cara penggunaannya, melakukan identifkasi bahaya dalam usaha mencegah kecelakaan akibat kerja.

    “Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu memahami aspek-aspek dalam K3, antara lain adalah Dasar-dasar K3 dalam pencegahan kecelakaan, Dasar hukum peraturan k3 /UU No 1 tahun 1970, Proses terjadinya kebakaran dan teknik pemadamannya, APAR dan peralatan pemadam, Safety Instrumen dan SCBA serta penggunaannya” tutur Parnoto ketika dihubungi melalui pesan singkat pada Senin (13/09/2021).

    Baca Lainnya :

      Parnoto menambahkan, setelah mengikuti pelatihan tersebut, para peserta akan mengikuti ujian sertifikasi Operator K3.

      Jatmiko, salah satu peserta pelatihan mengungkapkan, banyak sekali ilmu yang didapatkan selama mengikuti pelatihan ini. Antara lain adalah Safety Instrumens dan SCBA serta penggunaannya. 

      “Iya sangat menunjang sekali karena di tempat kerja resikonya sangat tinggi sehingga pelatihan tersebut sangat di perlukan, sehingga kami dapat meminimalisir kecelakaan kerja di tempat kerja kami,” tutup Jatmiko.(adv/suko)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more