Produksi Minyak Bertambah 10.710 Bph Sepanjang Semester 1 2021

Minggu, 18 Juli 2021, Dibaca : 265 x Editor : nugroho

dok/sbu
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyampaikan ada tambahan produksi minyak 10.710 Bph sepanjang semester 1 2021.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Jakarta - Kegiatan hulu migas sepanjang Semester - I 2021 mencatatkan kinerja cukup menggembirakan dalam upaya meningkatkan produksi dan cadangan. Realisasi aktivitas utama  telah dilakukan 186 pemboran sumur pengembangan, 309 kegiatan workover, dan 11.307 kegiatan well service.

“Nilai TKDN atau tingkat kandungan dalam negeri dari kegiatan-kegiatan hulu migas secara keseluruhan juga berada di atas target mencapai 58%,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto melalui keterangan tertulisnya Minggu (18/7/2021).

Baca Lainnya :

    Sedangkan untuk proyek hulu migas 2021, sepajang Semester - I ini sebanyak 7 proyek sudah dapat direalisasi, dan memberikan tambahan produksi sebesar 10.710 barel oil per day (BOPD) dan gas sebesar 475 juta standart kaki kubik (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD). 

    “Nilai investasi proyek-proyek tersebut mencapai US$ 1,4 miliar atau setara Rp. 20,9 triliun,” tegasnya.

    Baca Lainnya :

      Selain itu SKK Migas juga mengawal realisai proyek hulu migas yang dikatagorikan sebagai proyek strategis nasional. SKK Migas berusaha mengawal agar proyek gas Jambaran Tiung Biru (J-TB) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang saat ini kemajuannya mencapai 91,93%.

      "Proyek ini tetap dapat melakukan onstream pada Kuartal – IV 2021," tandas Dwi.

      Mantan Direktur Utama Pertamina ini menjelaskan upaya penggantian cadangan yang telah diproduksikan (Reserve Replacement Ratio – RRR) juga terus dilakukan untuk menjaga kesinambungan produksi migas yang berkelanjutan. SKK Migas telah memproses persetujuan 14 rencana pengembangan (Plan of Development/POD) yang diajukan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).

      "Dari PoD yang disetujui ini bisa menghasilkan tambahan cadangan migas sebesar 131,2 juta barel oil equivalent atau BOE," tutur Dwi.

      Sepanjang Semester – I tahun 2021, terdapat 7 sumur eksplorasi yang telah selesai di bor/tes (sumur tajak tahun 2021) dengan hasil gas discovery (Maha-02 dan Fanny-02), oil discovery (Hidayah-01 dan MSDE-01A) dan dry (Barakuda-1X, NSD-1 Exp Tail dan Plajawan Dalam). 

      "Total jumlah sumberdaya post drill (P50 atau 2C recoverable) sebesar 87.25 MMBOE dari Sumur Hidayah-01 sedangkan pre-drill P-50 Sumur Maha-02, Fanny-02 dan MSDE-01A adalah sebesar 154.71 MMBOE,” ungkapnya.

      Untuk kegiatan eksplorasi lainnya, tambah Dwi, saat ini sudah dilakukan survei seismik 2D sepanjang 1.917 km, survei seismik 3D sepanjang 673 km2, dan 67 kegiatan studi G&G. 

      “Khusus untuk kegiatan Survei Full Tensor Gravity Gradiometry (FTG) di wilayah timur Indonesia, FTG Area Akimeugah sedang berjalan hingga Agustus 2021. Pelaksanaan kegiatan saat ini mencapai 13 %. Kalau kegiatan ini selesai, kami akan melanjutkan dengan kegiatan FTG Kepala Burung seluas 45,580 km²,” pungkasnya.(suko)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more