Produksi Padi Sekitar Migas Kedung Keris Jeblok

Minggu, 02 Agustus 2020, Dibaca : 320 x Editor : nugroho

dok/sbu
Lapangan Minyak Kedung Keris, Blok Cepu, yang berada di tengah-tengah areal persawahan produktif.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Produksi padi di ring satu lapangan migas Kedung Keris, Blok Cepu, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada musim panen 2020 ini anjlok.

Biasanya produksi padi bisa mencapai 8-10 ton per hektar. Namun masa panen kali ini rata-rata hanya 5 ton/ha.

Baca Lainnya :

    "Musim ini banyak hama wereng dan potong lereh," ujar Utomo petani Desa Sukoharjo, Minggu (2/8/2020).

    Menurutnya, petani sudah berupaya membasmi serangan hama dengan petisida saat padi mulai berbuah. 

    Baca Lainnya :

      "Tapi serangan hama sulit dikendalikan. Sehingga saat panen banyak kempeng atau tidak berisi," tuturnya. 

      Kepala Desa Sukoharjo, Sulistyawan menyampaikan luas lahan pertanian di wilayahnya mencapai 430 ha. Petani mulai melalukan panen sejak dua minggu lalu.

      "Kali ini hasil panennya turun hampir separo," kata pria yang dua kali menjabat kades itu.

      Lahan pertanian Sukoharjo produktif. Setahun bisa ditanami padi dua kali, dan sekali palawija. 

      "Petani di sini memakai arealan, irigasi dari Sungai Bengawan Solo," pungkasnya.

      Data di Dinas Pertaninan Bojonegoro, lahan baku sawah yang dimiliki seluas 83.195,17 hektar (ha), dengan realisasi tanam periode Oktober-Maret 2019/2020 seluas 85.834 ha dari target periode Oktober 2019-September 2020 seluas 149.469 ha. Kekurangan tanam ditanam pada periode bulan April sampai September 2020 seluas 43.818 ha.(suko)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more