PSHT Nganjuk Juarai Turnamen Pencak Silat Virtual Season 2

Sabtu, 31 Oktober 2020, Dibaca : 428 x Editor : samian

Arifin Jauhari
TURNAMEN : Pesilat PSHT asal Nganjuk, Jawa Timur, juarai turnamen pencak silat virtual Open Season 2.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Arya Bayu Aprilyanto dan Arya Baya Aprilyanto, asal Nganjuk, menjuarai turnamen pencak silat Virtual Open Season 2 yang diselenggarakan Komunitas Pencak Silat Kaypang Sport kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojongoro, Jawa Timur, kategori ganda remaja putra dalam babak final, Sabtu (31/10/2020).

Turnamen yang dibuka sejak 1 Oktober 2020, dan dilanjutkan dengan Edukasi dari para panelis pakar pencak silat tingkat dunia pada (17/10) tersebut menggunakan peralatan teknologi komunikasi milik Pemkab yang terletak di gedung Pusat Informasi Publik (PIP). Di ruang Command Center PIP itulah turnamen yang di ikuti peserta dari dalam dan luar negeri berlangsung. Dengan jumlah peserta tercatat sebanyak 36 peserta.

Baca Lainnya :

    Presiden Kaypang Sport, M. Muslim, mengatakan, pada babak final hari ini, PSHT Nganjuk Arya Bayu Aprilyanto dan Arya Baya Aprilyanto, keluar sebagai pemenang kategori ganda remaja putra dengan scor 597. Dengan menorehkan catatan waktu 2,58 detik.

    Sedangkan untuk Kategori ganda remaja putri, dimenangkan oleh pasangan pesilat dari Golden Silat Club Blitar atas nama Revalina Nindya Azzahara dan Tarisatul Mu'awanah dengan perolehan scor 561, dalam catatan waktu 2,59 detik.

    Baca Lainnya :

      "Kami cukup puas dengan penyelenggaraan turnamen ini, meski ada beberapa hal yang mesti ditingkatkan," kata Presiden Kaypang Sport, M. Muslim, kepada Suarabanyuurip.com.

      Para pemenang, lanjut Muslim, mendapat hadiah berupa uang pembinaan dari Farida Hidayati anggota DPR RI sebesar Rp 1 juta untuk juara pertama. Kemudian hadiah Rp 500.000 dari Polda Jatim untuk juara kedua, dan Rp 250.000 untuk juara ketiga dari Polres Bojonegoro.

      "Masing-masing pemenang juga mendapat hadiah senjata untuk latihan berupa satu buah celurit," tandasnya.

      Terpisah, Kasi Olahraga Dinpora Bojonegoro, Syaifudin menyatakan, undang-undang keolahragaan mengamanatkan agar tiap kabupaten diharapkan mempunyai olahraga unggulan.

      "Untuk Bojonegoro kita persiapkan empat olahraga unggulan, silat adalah salah satunya," ungkap Syaifudin.

      Syaifudun juga mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh Kaypang Sport agar para atlet tetap berlatih dan terus mendapat pembinaan di tengah masa pandemi.

      "Karena tanpa pembinaan yang intensif kita kesulitan untuk dapat meningkatkan prestasi," pungkas Syaifudin.(fin)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more