PT ADS Ditengarai Sudah Bagi-bagi Dana CSR dari Keuntungan PI Blok Cepu

Selasa, 08 Juni 2021, Dibaca : 496 x Editor : nugroho

dok/sbu
USAI RUPS: Dirut PT ADS, Lalu M. Syahril Majidi (paling kanan) didampingi kuasa hukum PT SER, Ilya Sumono dan Sekda Nurul Azizah


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - BUMD Bojonegoro, Jawa Timur, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) dikabarkan telah membagi-bagi dana tanggungjawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dari keuntungan pengelolaan penyertaan saham (Participating Interest/PI) Blok Cepu kepada dua organisasi dengan total nilai sebesar Rp 37.237.500. Padahal, perusahaan plat merah-PT ADS- itu sampai sekarang belum menyusun teknis pelaksanaan program CSR.

Data yang diperoleh suarabanyuurip.com, anggaran puluhan juta yang digelontorkan PT ADS itu untuk mendukung kegiatan dua organisasi di Bojonegoro. Rinciannya, sebesar Rp 20 juta diberikan PT ADS pada 23 Oktober 2020, dan Rp 17.237.500 pada 15 Desember 2020.

Baca Lainnya :

    Bantuan uang tunai tersebut tertulis dalam lembar tanda terima dan kwintasi bermatrai 3.000 dan 6.000 dengan logo organisasi dan stempel penerima bantuan. Di kwintasi dan tanda terima juga ditulis bantuan dana untuk kegiatan.

    Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT ADS, Lalu M Syahril Majidi membantah jika bantuan yang diberikan kepada dua organisasi tersebut bersumber dari dana CSR hasil keuntungan pengelolaan PI Blok Cepu.

    Baca Lainnya :

      "Bukan. Itu sponsorship berdasarkan rencana kerja dan anggaran atau  RKA 2019," ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (8/6/2021).

      Menurut dia, teknis pelaksanaan CSR PT ADS sekarang ini sedang dalam perencanaan. 

      "Sedang direncanakan oleh Pemkab Bojonegoro," ucapnya.

      Sementara itu, dari laporan keuangan PT ADS tahun 2019 yang diperoleh suarabanyuurip, tidak ada anggaran untuk sponsorship.

      Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri menyayangkan jika dana bantuan yang diberikan kepada dua organisasi itu bersumber dari anggaran CSR. Sebab, salah satu rekomendasi dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di halaman 38 atas audit terhadap PT. ADS salah satunya belum dianggarkannya CSR tahun 2017 dan 2018. Begitu juga di halaman 38 LHP BPK belum disusunnya program CSR tahun 2019 dan 2020.

      "Jadi kalau PT. ADS sudah mengeluarkan biaya untuk mendukung kegiatan beberapa organisasi atau lembaga pada tahun 2020 terus landasannya apa ? Wong jelas sekali di LHP BPK dijelaskan mereka belum menyusun program untuk CSR," tegas politisi PAN ini.

      Seharusnya, menurut Lasuri, PT ADS menyusun dulu teknis pelaksanaan program CSR yang akan dijalankan. 

      "Selain itu harus berkordinasi dengan Bappeda agar program-program CSR tidak tumpang tindih dengan CSR yang lain dan program desa maupun daerah," pungkas wakil rakyat tiga periode ini.

      Untuk diketahui, dana CSR dari keuntungan PI Blok Cepu yang dikelola PT ADS tahun 2018 dan 2019 mencapai sekitar Rp 16 miliar lebih. Jumlah itu berasal dari 1% total keuntungan yang diperoleh PT ADS dan SER dalam pengelolaan PI Blok Cepu setiap tahunnya.

      Sedangkan besaran CSR tahun 2020 belum diketahui, karena rapat umum pemegang saham (RUPS) rencananya baru akan dilaksanakan, Rabu 9 Juni 2021 besok.(suko) 









      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more