PT Rekind : Kami Sudah Libatkan Pemuda Sudu di Proyek Gas JTB

Minggu, 12 Juli 2020, Dibaca : 706 x Editor : nugroho

Didik jatmiko
MEDIASI : Perwakilan Rekind, Pemuda dan Pemdes Sudu menggelar musyawarah untuk menyelesaikan persoalan pelibatan tenaga kerja.


SuaraBanyuurip.com - Didik Jatmiko

Bojonegoro - Tuntutan pekerjaan oleh Pemuda Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, di proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), ditanggapi cepat kontraktor Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), PT Rekayasa Industri (Rekind).

Perwakilan PT Rekind menggelar mediasi bersama karang taruna dan pemerintah desa (Pemdes) Sudu di balai desa setempat, Minggu (12/7/2020), untuk menemukan solusi terbaik.

Baca Lainnya :

    Musyawarah diikuti lebih dari 22 pemuda, Kepala Desa Sudu Abdul Manan bersama perangkat desa, tiga orang perwakilan PT Rekind, dan Babinkamtibmas.

    Pada mediasi itu, I Made Sutama Ardhana, Comdev PT Rekind menyampaikan, hingga Juni 2020 jumlah tenaga kerja dari Desa Sudu yang sudah terlibat di proyek gas JTB sebanyak 38 orang. 

    Baca Lainnya :

      Made menjelaskan untuk rekrutmen tenaga kerja unskill harus melampirkan rekom dari pemerintah desq. Sedangkan tenaga kerja skill melalui satu pintu Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disperinaker) Bojonegoro.

      "Seseorang yang bekerja di sub kon kami harus membawa rekomendasi dari desa dan mengetahui Comdev Rekind," jelas Made.

      Namun demikian, terkait masalah ini, Rekind berjanji akan mengkoordinasikan dengan kontraktornya, PT TPI.

      "Akan kita koordinasikan dengan subkon," sambung Chief Community Development RJJ Andriansyah Kelana Putra. 

      Dalam mediasi itu pihak Rekind meminta data pemuda Sudu yang memiliki keahlian di bidang scafolding agar didata dan disampaikan ke rekind.

      Sementara itu, Kepala Desa Sudu, Abdul Manan menyampaikan, sejak dirinya dilantik pada tanggal 17 April 2020 belum pernah diajak bicara tentang tenaga kerja di proyek Gas JTB baik oleh Pertamina EP Cepu maupun PT Rekind. 

      "Bicara tentang tenaga kerja hanya bahas tentang 2 flagmen dan pembagian sembako," tegasnya. 

      Menurut Manan, sekarang ini Desa Sudu tidak ikut Paguyuban Kepala Desa di Kecamatan Gayam.

      "Harusnya semua disampaikan kepada pemerintah desa langsung," ucap Manan.

      Menanggapi itu pihak Rekind berjanji kedepan akan membangun komunikasi yang baik dengan pihak desa.

      Sebelumnya pemuda Sudu menggelar demo damai di di lokasi proyek gas metering gas processing facility (GPF) JTB di Desa Sudu, Minggu (12/7/2020). Tepatnya di perlintasan rel kereta api yang menjadi akses pengangkutan alat berat proyek gas.

      Mereka meminta dipekerjakan di proyek tersebut. Para pemuda membentangkan spanduk bertuliskan "Pemuda Sudu juga Butuh Kerja". (dik)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more