PTSL Blora Targetkan 40.000 Sertifikat

Sabtu, 19 Januari 2019, Dibaca : 2965 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
Kasi Hubungan Hukum ATR/BPN Blora Bayu Indarto.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Kementerian Agraria Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Blora, Jawa Tengah, tahun 2019 kembali laksanakan  program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). 

Dari kuota 50.000 bidang tanah, ditargetkan 40.000 penerbitan sertifikat. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2018 lalu, sebanyak 47.000 bidang yang ditambah dari kabupaten lain.

Baca Lainnya :

    Kepala Seksi Hubungan Hukum ATR/BPN Blora, Bayu Indarto menyampaikan jumlah tersebut tersebar di 33 desa yang ada di 9 kecamatan. Yakni Kradenan, Randublatung, Todanan, Kedungtuban, Blora, Bogorejo, Japah, Ngawen dan Banjarejo.

    "Tahun ini tidak ada tambahan dari kabupaten lain. Kami sudah membentuk tim dan mengambil sumpah tim serta penetapan lokasi. Selanjutnya penyuluhan akan dilakukan bulan Februari mendatang," ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Jumat (18/1/2019).

    Baca Lainnya :

      Dijelaskan biaya PTSL berdasarkan Surat Keputusan Bersama tiga menteri yaitu Menteri ATR/BPN, Menteri Dalam Negeri dan Kementerian Desa perbidang sebesar Rp150 ribu.

      Sementara biaya sertifikat di BPN nol rupiah. Tapi biaya pra sertifikat, masing-masing desa membuat kesepakatan dan sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

      "Biaya tersebut digunakan untuk pembuatan patok, operasional, pemberkasan dan penggandaan dokumen," tuturnya.

      Untuk pengukuran bidang tanah, ATR/BPN menggandeng pihak ke3 dari Kantor Jasa Survei Kadaster Berlisensi (KJSKB).

      "KJSKB mengukur 20 ribu bidang sedangkan lainnya diukur oleh Kantor ATR/BPN," ucapnya.

      Ditambahkan Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Jawa Tengah, menargetkan program PTSL harus selesai pada tanggal 9 September 2019. (ams)





Show more